1.255 Kapal Untuk Layani Mudik dan Balik Lebaran, Layak Operasi

_

Hasil ramp check oleh Direktorat Jendral Perhubungan Laut sebanyak 1.255 kapal layak operasi dari 1.278 kapal yang diperuntukkan untuk persiapan jelang arus mudik dan arus balik lebaran 2017.

 

“Kita telah mengadakan pengecekan kapal yang disiapkan untuk angkutan lebaran, dari 1.278 yang kita siapkan masih ada 17 kapal yang dalam docking (perawatan) dan 6 kapal yang rusak, dan tersisa 1.255 kapal yang siap dioperasikan,” ungkap Ditjen Perhubungan Laut, Ir. A. Tonny Budiono, di Gedung Kementerian Perhubungan, Jakarta, Rabu (14/6/2017).

Dijelaskan oleh Tonny bahwa dari sekitar 1.255 unit kapal tersebut diketahui ada sebesar 3,4 juta kapasitas angkut untuk arus mudik tersebut atau naik sebesar 1,8 juta kapasitas dibanding tahun lalu.

Dijelaskan oleh Tonny, bahwa pada arus mudik melalui laut pada tahun ini diperkirakan akan terjadi peningkatan jumlah penumpang sebesar 3% dibandingkan tahun lalu jumlah penumpang lebaran tahun 2016 adalah sebesar 1.674.513 orang. Dengan prediksi kenaikan sebesar 3%, maka jumlah penumpang angkutan laut pada tahun ini diperkirakan akan mencapai 1.724.748 orang, atau mengalami peningkatan sebanyak 50.235 orang.

Lonjakkan dari data yang didapatkan peningkatan tersebut seperti pada pelabuhan Makassar, Pelabuhan Batam. Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut pihak Dirjen Perhubungan Laut melakukan perubahan trayek.

“Dengan adanya lonjakan yang signifikan tersebut kami melakukan perubahan trayek, seperti penggunaan kapal Labobar yang melayani trayek Indonesia Timur, dari Makassar- Balikpapan- Surabaya akan melayani pada H-8, H-6, nantinya pada H-3 hanya akan melayani Surabaya-Balikpapan ini terjadi karena penumpang dari Balikpapan ke Pulau Jawa seperti Surabaya luar biasa besar,” tambahnya.

Untuk menjaga keselamatan pemudik, pihak Dirjen Perhubungan Laut pun melakukan dispensasi penumpang kapal ini dimaksudkan agar kapasitas angkut kapal tidak melebihi angkutan yang telah ditetapkan oleh pemerintah

“Kapasitas tentu jadi perhatian kita, kapal dilarang berangkat kalau kapasitas sudah melebihi. Kalau penumpang sudah berlebih, silakan diturunkan tunggu jadwal berikutnya,” pungkasnya.

Share This: