Gitaris Atauw dan Pencipta Lagu “Tragedi Buah Apel” Meninggal Dunia

_

Dunia musik Indonesia kembali berduka, pada hari ini Rabu 25 maret 2020, 2 musisi senior yaitu Atauw (Ahmad Taufik) seorang gitaris dan Ithinx (pencipta lagu) telah wafat. Atauw yang lahir di Pontianak pada 19 April 1953 itu wafat di setelah sehari sebelumnya jatuh terpeleset, kemudian dilarikan ke rumah sakit di Pontianak. Pihak dokter rumah sakit memberitahukan bahwa ada pendarahan serius di kepalanya, sehingga sampai tadi malam dinyatakan koma.

Pada dekade 80an Atauw dikenal sebgai gitaris band Lolypop yang dibentuk Rinto Harahap sebagai homeband bagi semua artis musik pop yang merilis album pada label Lolypop milik Rinto Harahap itu,mulai dari Eddy Silitonga,Rita Butar Butar,Diana Nasution,Victor Hutabarat,Christine Panjaitan hingga Iis Soegianto.Pola permainan gitarnya khas terutama menghasilkan nada-nada yang merayu dan mendayu.

Tapi untuk generasi penikmat musik era 70an terutama ingar bingar musik rock,maka sosok Atauw ini selalu disebut sebagai impersonator dari Ritchie Blackmore gitaris Deep Purple yang kemudian membentuk Rainbow.Lewat grup rocknya bernama Equator Child, Atauw yang kemudian dikenal dengan nama Achmad Taufik setelah memilih masuk Islam, itu terlihat jelas banyak dipengaruhi gaya permainan gitar Ritchie Blackmore yang saat itu dielu-elukan sebagai salag satu gitaris rock papan atas yang memiliki pesona tersendiri.

Equator Child yang didukung oleh Atauw (gitar),Jimmy Wemay (drums),Joseph (bass),Jusuf (gitar) dan Imron (vokalis) ini terbentuk di kota Pontianak,ibukota provinsi Kalimantan Barat yang dijuluki kota Khatulistiwa.”Makanya band kami ini dinamakan Equator Child,artinya anak kota khatulistiwa” urai Atauw.

Sejak awal 70an Equator Child selalu membawakan lagu-lagu Deep Purple di sekitar Pontianak hingga Singkawang.Alhasil Equator’s Child menjadi band kebanggaan Pontianak saat itu.

Tak lama berselang disekitar tahun 1974 Equator’s Child lalu menembus Jakarta.Mereka tetap memainkan repertoar Deep Purple semirip mungkin.Equator’s Child mulai tampil di Taman Ria Senayan Jakarta .”Seingat saya kami dulu dibayar sekitar Rp 75 ribu” kenang Atauw yang memiliki atrkasi panggung atraktif mengikuti gaya Ritchie Blackmore.

Di paruh era 70an Rinto Harahap mengajak Atauw mendukung band Lolypop .Atauw lalu mengajak rekannya dari Equator’sChild yaitu drummer Jimmy Wemay.Ditambah dengan masuknya Adhi Mantra,keyboardis Golden Wing,band rock asal Palembang, Lolypop lalu berkibar sebagai band pop yang tugasnya mengiringi artis-artis yang dikontrak Lolypop Record.

Ataw memulai karir bermusiknya sejak tahun 1963 bersama Teddy Sujaya, Tenghai, Ko bay dalam band Genta Limas. Kemudian pada tahun 1965 ia mendirikan band Anida Ria. Pada tahun 1966 Atauw mendirikan band Rantananta yang kemudian berganti nama menjadi Equator Child 2 tahun berikutnya atau tahun 1968.

Pada tahun 1975, ia bergabung dengan Lollypop, sebuah perusahaan rekaman yang sekaligus nama band pengiring dari artis artis yang diproduksinya, milik Almarhum Rinto harahap. Lalu pada tahun 1988, Atauw bersama Almarhum Deddy Dores, Hari Soebardja dan Jelly Tobing mendirikan band Lipstick.

Ithinx, tak banyak diketahui kapan mulai berkarir sebagai pencipta lagu, tetapi beberapa karyanya diantaranya ” Yang Kunanti”, dinyanyikan oleh Inka Christy, kemudian karya Ithin yang paling fenomenal adalah lagu berjudul “Tragedi Buah Apel” yang dinyanyikan oleh penyanyi asal Singapura Anita sarawak di tahun ’80an. (hw / dari berbagai sumber)

Share This: