Menpar akan usut kasus pencoretan karang di Raja Ampat, Papua

Keterangan foto: facebook/stayrajaampat
_
Keterangan foto: facebook/stayrajaampat

JAKARTA- Kasus perusakan karang terjadi di Raja Ampat, Menteri Pariwisata Arief Yahya akan mencari pelakunya.

 

Kasus perusakan karang kembali terjadi di perairan Indonesia. Pada tahun lalu, perusakan terumbu karang pernah terjadi di kawasan Nusa Penida, Bali dengan cara dicoret-coret dengan tulisan mandarin. Hal tersebut kembali terjadi lagi, Namun kali ini di kawasan Raja Ampat.

 

Melihat hal tersebut, Menteri Pariwisata Arief Yahya akan mencari pelaku perusak karang di Raja Ampat.

“Kita belum tau siapa yang berbuat. Tapi hasilnya sudah ada,” ujarnya saat ditemui di Gedung Sapta Pesona Jakarta, Jumat malam (3/2/2017).
Lebig lanjut, ia mendapat laporan dari tim crisis center terkait dengan perusakan ini bahwa karang yang telah dirusak di Raja Ampat itu memang mudah di jangkau. Oleh karena itu, dirinya telah menghubungi Kepala Dinas Pariwista Raja Ampat dan pihak keamanan di sana agar kejadian tersebut tidam mudah dilakukan dan terulang lagi.
“Ekstremnya kalau toh gak ketemun, saya akan cari orangnya itu. Dan ini akan memeberikan efek jera. Iseng coreng-coreng karang,” ungkapnya.

 

Kedepannya, untuk menghindari kejadian seperti ini tidak terulang lagi,  pihaknya juga akan bekerja sama dengan Badan SAR untuk melakukan tindakan preventif kepada wisatawan yang akan berlibur di kawaasan pantai.

“Kita sounding ke SAR untuk ikut menjaga preventif untuk daerah-daerah tertrntu kita minta tolong ke SAR atau mitranya SAR sekaligus menjaga itu jadi mereka akan jaga itu di pantai,” pungkasnya.

Share This: