Nommensen, Tokoh yang Mengangkat Harkat Masyarakat Batak

_

Nommensen bukan sekadar tokoh agama, tetapi lebih kepada tokoh yang mengangkat harkat dan martabat masyarakat Batak dari keterbelakangan.

Pdt. Willem TP Simarmata mengatakan hal itu ketika menyambut kunjungan Ketua DPD RI Lanyalla Matalitti, ke makam TOBA-Pemimpin tertinggi (Eporus) pertama Huria Kristen Batak Protestan (HKBP), Dr. I. L. Nommensen yang dimakamkan di komplek gereja HKBP di Sigumpar, Kabupaten Toba, Kamis (17/9/2020) sore.

Dr. I.L. Nommensen sendiri adalah warga negara Jerman, yang datang ke tanah Batak pada tahun 1862, dan memulai misi sosial serta keagamaan hingga meninggal dan dimakamkan di Sigumpar pada tahun 1918. Kini, namanya digunakan sebagai nama lembaga pendidikan Universitas HKBP Nommensen.

“Sejak kedatangan beliau, masyarakat Batak mengenal pendidikan modern, kesehatan modern dan ketrampilan pertukangan modern,” ungkapnya

Dalam kunjungannya ke makam tersebut, LaNyalla diterima Eporus HKBP ke-15, Pdt. Williem TP Simarmata dan Pdt. HKBP Nommensen, Sitorus, serta Bupati Toba Darwin Siagian. Tampak pula hadir sejumlah Kepala Forkompimda Kabupaten Toba. Selain menabur bunga, LaNyalla juga menyerahkan bantuan untuk biaya perawatan makam bersejarah tersebut.

Menueut Pdt. Willem TP Simarmata, sejak adanya makam ini, baru kali pertama ada pejabat tinggi negara yang berkunjung. Yaitu Ketua dari para Senator Indonesia.

“Semoga Pak LaNyalla memberi inspirasi bagi para pejabat tinggi negara lainnya untuk datang ke sini, karena ini merupakan kehormatan bagi kami,” tukasnya.

 

Selain ke makam Nommensen, LaNyalla juga mengunjungi makam Pahlawan Nasional Sisingamangaraja XII di Balige, Toba.

“Saya meneladani semangatnya. Eporus Nommensen konsisten mengenalkan pentingnya pendidikan, kesehatan dan ketrampilan. Sedangkan Sisingamangaraja XII, semangatnya melawan penjajahan Belanda,” ungkap LaNyalla,

 

 

.

 

 

Share This: