“Labuhan Hati” Diputar di Indonesia Movie Week Zagreb

_

Film Gending Sriwijaya (sutradara Hanung Bramantyo) dan Labuan Hati (Lola Amaria) jadi film pembuka secara berturut-turut pada Indonesian Movie Week (IMW) di Kroasia, yang diresmikan Duta Besar Indonesia untuk Kroasia, H Sjachroedin Zainal Pagaralam, pada Sabtu (3/6/2017) malam waktu setempat.

Acara yang berlangsung di bioskop Kino Tuscana Zagreb, dimulai dengan respsi kecil. KBRI yang menjadi penyelenggara menjamu tamu-tamu dengan berbagai macam minuman dan makanan kecil. balaikita yang hadir dalam dalam pembukaan merasakan suasana yang hangat. Sejumlah pengamat dan pengiat komunitas film hadir.

IMW pertamakali diadakan oleh KBRI Zagreb, Kroasia sejak dibentuk tahun 2010. Menurut Sjahroedin kegiatan IMW bersamaan dengan peringatan 25 Tahun hubungan diplomatik antara Indonesia dengan Kroasia.

“Ada pepatah yang mengatakan “Tak kenal maka tak sayang”, Saya senang peringatan hubungan bilateral Indonesia dengan Kroasia berupa pertukaran budaya ditandai oleh Indonesian Movie Week, yang akan menayangkan empat film Indonesia,” kata Sjachroedin.

IMW Kroasia akan berlangsung di Zagreb pada 3-4 Juni 2017 dan dilanjutkan di Split pada 5-7 Juni 2017. Selain pemutaran film juga ada workhop dan diskusi antarsineas dan produser Indonesia dengan sineas dan produser Kroasia.

“Saya berharap akan ada pertukaran sosial budaya yang lebih banyak antara kedua negara dan lebih banyak kesadaran juga sebagai kerja sama dalam rangka menumbuhkan saling menghargai dan memahami antara dua,” lanjut Sjachroedin.

Menurutnya, Indonesia siap untuk meningkatkan hubungan bilateral dengan Kroasia di berbagai sektor, yakni ekonomi, pariwisata, dan sosial budaya.

Sjahroedin berterimakasih kepada semua pihak sponsor dan mendukung kegiatan IMW di Kroasia antara lain Turkish Airlines, Pusbangflm Kemendikbud, Pemprov Sumsel, aktor, artis, dan wartawan di Forum Pewarta Film.

Sebelumnya, aktor senior Slamet Rahardjo dalam sambutannya yang mewakili para delegasi IMW, mengatakan Indonesia sangat besar dalam keragaman budaya. Dalam beberapa hal masih tertinggal, tapi berusaha memperkenalkan kebudayaan ke Kroasia.

“Melalui kegiatan perfilman ini, semoga masyarakat Kroasia lebih mengenali kami, dan kami juga berusaha untuk mengenal kebudayaan Kroasia.  Dengan saling megenal, saya beraharap akan terjalin hubungan persahabatan yang lebih kokoh dan kuat,” kata Slamet.

Acara pembukaan IMW 2017 dihadiri sejumlah delegasi artis, produser, sutradara, dan wartawan antaranya Slamet Rahardjo Djarot, Harry Dagoe Suharyadi, Lola Amaria, Dhoni Ramadhan, Inneke, Dian Permata, Muthia Yufada, dan beberapa jurnalis termasuk dari tabloidkabarfilm.com.

Acara pembukaan didahului pentas tari Betawi, yang dimainkan oleh penarinya dari Kroasia, Alma Sarac dan Fika Popac. Kemudian dilanjutkan pemutaran dua film secara estafet.

Film selanjutnya yang akan diputar di Kino Tuscanac pada Minggu (4/6/2017) adalah film Sunya (sutradara Harry Dagoe Suharyadi), dan Kisah 3 Titik (sutradara Lola Amaria).  Sedangkan di hari ke-3 sebagai penutup akan diputar lagi film Labuan Hati dan Gending Sriwijaya.

IMW diselenggakan oleh KBRI Zagreb di Kroasia mulai 2-7 Juni 2017 yang dalam pelaksanaannya berkordinasi dengan sutradara Bambang Drias, produser Dhoni Ramadhan, dan pewarta Teguh Imam Suryadi. ***

Share This: