55 Tahun Perjalanan Karir Diva Legendaris, Ernie Djohan

_

Ernie Irawaty Djohan atau yang lebih dikenal Ernie Djohan adalah seorang penyanyi wanita yang hits lewat lagunya ‘Kau Selalu Di Hatiku’, ‘Teluk Bayur’, ‘Senja Di Batas Kota’, hingga ‘Mutiara Yang Hilang’. Dari situlah kemudian menjadikannya sebagai Penyanyi Wanita Legendaris Terbaik yang dimiliki Indonesia.

Ernie Djohan mulai bernyanyi pertama kalinya di Radio Talentime, Singapura di tahun 1962, pada saat itu Ernie masih berusia 11 (sebelas) tahun. Dari situlah Ernie kemudian menjadi juara pertama All Singapore’s School Talentime.

Dari lagu ‘Teluk Bayur’ Ernie Djohan menjadi penyanyi Indonesia pertama yang memperoleh penghargaan Golden Record dari Remaco di tahun 1965, dan rekaman pertama kalinya di Phillips Recording Company, Belanda. Ernie Djohan menjadi penyanyi Indonesia pertama yang menerima penghargaan Golden Record tersebut dengan hasil penjualan album jutaan piringan hitam. Lagu tersebut menjadi lagu yang sangat dikenang sepanjang masa sejak era tahun 1970-an.

Di usianya yang mencapai 66 tahun, Ernie Djohan telah merilis puluhan album dan memenangkan berbagai penghargaan. Lagu-lagu hits miliknya hingga saat ini masih sering kita dengar, baik dari generasi pertama penikmat karyanya, hingga generasi penerus seperti Yuni Shara dan Rani yang mendaur ulang karya-karyanya. Apresiasi ini membuktikan keberadaan Ernie sebagai salah satu penyanyi wanita terbesar dan legendaris yang pernah dimiliki Indonesia.

Tahun 2017 ini menandakan 55 tahun Ernie Djohan berkecimpung di kancah musik Indonesia. Sebagai ungkapan syukur atas kesempatan berkarya dan mengharumkan nama negeri sepanjang 55 tahun usia karirnya, Ernie Djohan akan menyelenggarakan konser tunggal bertajuk “Ernie Djohan 55 Tahun Berkarya Untuk Bangsa”. Konser ini ditujukan untuk penikmat musik di era 60-an, khususnya para penggemar Ernie Djohan.

Konser ini akan diselenggarakan di XXI Ballroom Djakarta Theater pada tanggal 10 Desember 2017, dengan membawakan kembali lagu-lagu hitsnya dan berkolaborasi dengan Marcell Siahaan dan Lucky Octavian.

“Insya Allah saya akan duet dengan Marcell dan lagu saya itu akan di daur ulang, jadi hampir sama dengan konser saya terdahulu. Saya akan menyesuaikan dengan karakter vokalnya masing-masing baik dengan Marcell ataupun Lucky. Untuk yang duet dengan Marcell pasti akan ada nada yang berbeda. Tekhnisnya adalah bagaimana caranya kita menyatukan jenis dua suara yang berbeda. Sehingga menjadi duet yang mudah-mudahan menjadi duet yang ciamik, ” ujar Ernie Djohan di Menteng, Kamis (23/11).

Ini merupakan kali kedua Ernie mengadakan konser tunggal. Dalam konser “Ernie Djohan 55 Tahun Berkarya Untuk Bangsa”, penggemar karya-karya Ernie dapat mengobati rasa rindunya akan lagu-lagu Ernie yang menjadi hits di tahun 1960-an.

Yang membuat konser kali ini berbeda, Ernie Djohan juga akan mempersembahkan sebuah lagu baru berjudul “Alhamdulillah” yang akan dinyanyikan bersama Lucky Octavian.

Lagu “Alhamdulillah” sendiri merupakan besutan Bemby Noor, pencipta lagu muda yang karyanya sudah tak asing lagi di telinga penikmat musik Indonesia. Bemby yang tergabung dalam grup 3 Composer, telah banyak membuat lagu untuk penyanyi seperti Afgan, Vidi Aldiano, Maudy Ayunda, Rossa, bahkan Sheila Majid. Perpaduan corak musik Bemby yang fresh dan kematangan penampilan Ernie Djohan inilah yang membuat lagu “Alhamdulillah” patut dinantikan. (Dewi)

Share This: