14 Motif Batik Langka Pandeglang Sudah Terdaftar di Kemenkumham

Contoh Batik Pandeglang. (Foto: ist)
_

Sebanyak empat belas (14) motif batik Kabupaten Pandeglang sudah terdaftar di Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kumham). Hal ini terungkap saat Kepala Kanwil Kememkumham Banten Dewa Putu Gede bertemu Bupati Irna Narulita di Pendopo, Rabu (23/5/2018).

Foto: Ist

Kepala Kantor Kemenkumham Banten Dewa Putu Gede mengatakan, salah satu tugas Kemenkum HAM mendorong seluruh daerah agar mendaftarkan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) daerahnya. Dengan terdaftarnya di Kememkumham tidak akan di klaim oleh daerah lain.

“Jika sudah di klaim oleh daerah lain, bukaj salah mereka, karena kita yang terpambat mendaftarkan untuk memperoleh legalitas,” katanya.

Mendaftarkan Hak Cipta dari suatu merek/brand/karya adalah penting untuk melindungi aset kreatif yang dimiliki. Keacuhan dalam mengurus Hak Cipta dapat berujung pada penyesalan terutama ketika merek/brand/karya kita menjadi dikenal luas.

“Silahkan daftarkan sebanyaknya, mungkin ada produk unggulan kopi, gula, kolang-kaling. Jika memang di daerah lain ada, namun ada nama tersendiri sebagai pembeda misalnya kolang-kaling si cula satu,” jelasnya.

Bupati Pandeglang Irna Narulita mengatakan, mendaftatkan Hak Kekayaan Intelektual (Haki) ini merupakan identitas yang sangat penting, salah satunya motif batik di Pandeglang ini yang cukup banyak.

“Pengrajin kami banyak sekali hampir 70 motif, ini yang didaftarkan baru 14 motif, nanti sisanya bisa menyusul,” katanya.

Motif Batik Pandeglang sangat beragam namanya, tidak sedikit motif batik yang dibuat berdasarkan akar budaya. Dirinya meyakini, jika melestarikan akar budaya adalah tugas seluruh komponen bangsa diantaranya yang dituangkan dalam sebuah motif batik.

“Orang bisa tau akar budaya yang ada di daerah pandeglang, jika tidak dilestarikan bisa saja akan punah,” tambahnya.

Irna berharap, tidak hanya batik namun produk unggulan pandeglang lainnya dapat didaftarkan di Kemenkumham. “Banyak produk unggulan kami baik kerajinan maupun buah – buahan lokal yang memang asli pandeglang sehingga tidak di klaim daerah lain,” harapnya.

Adapun nama motif batik yang sudah bersertifikasi adalah motif Pandeglang Berkah, Pandeglang Lumampah, Pandeglang Tawadhu, Jojorong Sapasung, Kaceprek Sapalengpeng, Kadu Sakangkot, Gula Kaung Sakojor, Rampak Bedug, Taleus Sabeuti, Pandan Sadapur, Puteuy Sapapan, Jengkol Sapalekpek, Leuit Salisung, Pare Sapocong, Badak Sacula, Kacapi Saruntuy, Cangkaleng Sasiki.

Hadir dalam acara ini Wakil Ketua III DPRD Pandeglang Duriat, Pemerintahan Agus Priyadi Mustika, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah Ramadani, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM E.Andi Kusnardi, Kabag Umum Setda Puji Widodo, dan Kabag Hukum Entus Bakti. (Rohim)

Share This: