Agatha Chelsea: “Berakting Lebih Rumit Dibandingkan Menyanyi!”

_

Gadis berwajah oriental kelahiran Bandung, 18 Desember 2001, Agatha Chelsea kini terlibat dalam film bergenre drama olah raga remaja pertama di Indonesia, Mata Dewa. Berperan sebagai Bening, seorang jurnalis di sekolahnya, Chelsea merasakan sekali bagaimana rumitnya dalam berakting.

Gadis yang mengawali karirnya sebagai penyanyi di ajang pencarian bakat Idola Cilik ini mengaku bahwa berakting lebih rumit dari menyanyi. “Berakting rumitnya melibatkan banyak orang di dalamnya, ada lawan main, berhubungan juga dengan sutradara, kru dan lainnya untuk menciptakan film yang bagus. Nah kalau nyanyi kan hanya kita dan penonton,” ucap Chelsea di Lounge XXI Plaza Indonesia, Selasa (23/1).

Apalagi kali ini, di film garapan sutradara Andibachtiar Yusuf dirinya berperan sebagai seorang jurnalis yang belum pernah ia lakukan sebelumnya. Hal ini menjadi tantangan dan perjuangan yang berat bagi Chelsea sehingga merasa kesulitan dalam melakukan perannya. Apalagi ditambah dengan dialek berbahasa Jawa.

“Susah yah jadi jurnalis, aku harus berfikir bagaimana cara melakukan wawancara yang baik dan benar selain juga bagaimana caranya menggali informasi dengan bahan yang berbeda. Itu susah banget,” ungkapnya.

Dalam mendalami perannya Chelsea mengaku banyak bertanya dan banyak belajar dari wartawan-wartawan yang ada di DBL Indonesia, Surabaya, Jawa Timur karena lokasi shooting pun diselenggarakan di DBL. DBL sendiri merupakan kompetisi basket yang telah diselenggarakan di 25 kota dari 22 provinsi di Indonesia, dan telah melahirkan sejumlah atlet basket terbaik.

“Di film ini aku baru pertama kalinya mendapat peran sebagai jurnalis, sekaligus juga ini film pertama aku yang bergenre olah raga. Aku masih harus banyak belajar dalam berakting, aku juga sering membaca dan mencoba menulis. Aku juga exited banget berperan sebagai jurnalis, meski susah dan rumit,” ujar Chelsea.

Meski menyanyi merupakan passion terbesar dalam karirnya, Chelsea mengaku agak kesulitan apabila diminta memilih antara berakting dan menyanyi. “Aku ambil kesempatan diantara keduanya, ya nyanyi dan akting. Kalau memilih keduanya sulit buatku. Menyanyi itu it’s in me tak mungkin bisa ku lepas, aktingpun aku suka dan masih banyak belajar lagi,” kata Chelsea.

Di Film Mata Dewa ini Chelsea beradu akting dengan beberapa pemain seperti Kenny Austin, Brandon Salim, Valerie Tifanka, Nino Fernandez, Ariyo Wahab, Dodit Mulyanto, dan ditambah dengan penampilan khusus Augie Fantinus dan Udjo Project Pop. Film yang berkisah tentang cabang olah raga basket ini terinspirasi dari kisah nyata dalam pertandingan DBL.

Film yang mengambil lokasi shooting di Surabaya dan sekitarnya ini, dan akan diputar serentak di bioskop-bioskop tanah air mulai 8 Maret 2018. (Dewi)

Share This: