Akan Ada Penetapan Tersangka Baru Kasus e-KTP

Agus Raharjo (kiri) dan Ketua BEM UI 2017
_

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Agus Raharjo mengungkapkan, akan ada penetapan tersangka baru pasca sidang dalam kasus korupsi proyek Elektronik KTP (E-KTP).

Siapa yang akan ditetapkan sebagai tersangka berikutnya pasca penetapan Irman dan Sugiharto, dirinya belum mau mengungkapnya dan masih menunggu proses persidangan yang saat ini tengah berlangsung.

“Berikutnya akan ada penetapan tersangka lagi,” ungkapnya kepada wartawan di Gedung KPK, Jakarta, Kamis

“Nanti kita tunggu aja, Ini kita selesaikannya bukan marathon ini sprinting,” tambahnya.

Dengan sudah dimilikinya alat bukti di dalam dakwaan kasus tersebut, diharapkan akan membuat kasus ini akan semakin jelas. Kasus ini akan terus diproses, pasalnya pusaran kasus ini menjadi perhatian KPK, untuk merunut peristiwa-peristiwa terkait dengan korupsi megaproyek yang menelan hampir Rp 6 triliun uang negara itu.

“Iya insyaallah terus diproses lah. Ya, jadi sampai tuntas ya,” katanya.

Seperti diketahui, KPK telah menetapkan mantan Direktur Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan Dukcapil Kemendagri sekaligus Pejabat Pembuat Komitmen, Sugiharto.

Saat ini sudah ada total 280 orang saksi yang dipanggil KPK sebagai saksi terkait skandal e-KTP ini. KPK lalu menetapkan 1 orang lagi sebagai tersangka yakni eks Dirjen Dukcapil Kemendagri Irman pada 30 September 2016.

Tentang kemungkinan jeratan pidana terhadap 37 anggota dewan yang disebutkan pada sidang perdana kasus e-ktp, Wakil Ketua KPK Laode M. Syafief mengatakan masih menunggu proses.

“Kita lihat saja, kalau dia turut serta tentunya harus di proses. Lihat aja konstruksi dakwaanya, kita juga harus melihat dakwaanya. Jika dalam rangkaian itu, kalau misal dia terima itu salah satu hal yg harus kita proses lebih lanjut,” bebernya.

Share This: