Alat kelengkapan dan Anggota DPD RI Diminta Fokus Selesaikan Tugas dan Kewenangan

Suasana Sidang Paripurna ke-6 DPD RI. (Foto; beritalima.com)
_

Alat kelengkapan dan Anggota DPD RI diminta agar fokus menyelesaikan semua tugas dan kewenangan DPD RI, terutama terkait Program Legislasi Nasional, pada Masa Sidang tahun 2018-2019 yang sangat singkat.

Wakil Ketua DPD RI Nono Sampono mengingatkan hal itu di tengah Sidang Paripurna DPD RI tahun 2018-2019 di Gedung Nusantara V, Komplek Parlemen Senayan Jakarta. Senin (12/11/2018).

“Saya sampaikan, masa Sidang tahun 2018-2019 ini sangat singkat. Akan tetapi semua alat kelengkapan harus mampu menyelesaikan semua agenda yang ada, sesuai dengan tugas dan kewenangan terutama dalam bidang legislasi,” ujar Nono Sampono.

Sidang Paripurna ke-6 Masa Sidang II Tahun 2018-2019 terungkap, DPD RI akan mengusulkan 6 RUU prioritas pada Prolegnas 2019.

RUU Prolegnas Prioritas yang akan diselesaikan antara lain, RUU Tentang Pengelolaan Kawasan Daerah Perbatasan, RUU Tentang Kegeologian, RUU Tentang Perlindungan Varietas Tanaman, RUU Tentang Bahasa Daerah, RUU Tentang Pengurusan Piutang Negara dan Piutang Daerah, dan RUU Tentang Perubahan atas UU Nomor 24 Tahun 2007 Tentang Penaggulangan Bencana.

“Saya berharap semua alat kelengkapan dapat menggunakan waktu secara efektif dan efisien, selain itu harus dapat menyusun setiap agenda yang sesuai untuk dapat menyelesaikan tugas dan kewenangan yang sudah disusun,” pungkas Nono Sampono.

Menanggapi permintaan tersebut, Ketua Panitia Perancang Undang-Undang (PPUU) John Pieris menyatakan, pada masa sidang 2018-2019 DPD RI akan fokus mengerjakan 6 RUU pada Prolegnas Prioritas 2019.

“Kami mendorong adanya sosialisasi dan penyebarluasan program prolegnas yang dikerjakan oleh DPD RI. Hasil kesepakatan Tripartit antara DPD, DPR, dan Pemerintah perlu disosialisasikan ke daerah oleh PPUU 2019 mendatang,” ujar John Pieris.

Pada Sidang ini dilaporkan juga bahwa masa Sidang 2018-2019 ini, Komite I akan melakukan finalisasi RUU inisiatif DPD RI tentang Percepatan Pembangunan daerah tertinggal.

Selain itu, Komite I akan melakukan pembahasan bersama DPR dan Pemerintah terkait RUU tentang Daerah Kepulauan dan RUU Tentang Masyarakat Hukum Adat; dan Komite II akan melakukan pembahasan Pandangan dan Pendapat DPD RI terhadap RUU BUMN dan melakukan Pengawasan atas Undang_Undang Penerbangan.

Sedangkan Komite III akan melakukan inventarisasi materi RUU perubahan UU Nomor 13 tahun 1998 tentang Kesejahteraan Lanjut Usia dan tentang Kepemudaan, dan Komite IV akan melanjutkan penyusunan pandangan dan pendapat terhadap RUU dari DPR/pemerintah terkait RUU tentang Konsultan Pajak, dan review terhadap APBN 2019.

 

Share This: