Album “Miberdhewen”, Tandai 42 Tahun Totok Tewel Berkarya

_

Gitaris kawakan Totok Tewel biasanya berada di belakang bintang atau grup musik utama yang disokoknya. Sebagai gitaris, lelaki kelahiran Malang 1 Januari 1958 memang lebih sering menempatkan diri sebagai pelayan ketimbang menjadi juragan.

Namun Kamis (19/4/2018) malam, ia justru menjadi bintang, meski pun semangat gila kerjanya tetap kentara.

Di tengah suasana meriah para penggemar dan koleganya, Totok Tewel meluncurkan sebuah album solo gitar yang apik. Wapres Bulungan yang tidak terlalu besar terasa sesak. Mereka yang datang duduk sekenanya. Yang kebagian bangku duduk di bangku, yang tidak kebagian duduk di atas lantai. Tetapi tidak ada yang menggugat, semua larut melihat Totok Tewel memainkan jari jemarinya memetik gitar.

Totok Tewel tidak sendirian. Ada beberapa penyanyi dan pemusik yang juga ikut nimbrung di panggung. Malam itu ada Jelly Tobing, Dewa Bujana dan lain-lain. Pengamat musik Bens Leo juga ikut memberikan pendapatnya tentang Toto Tewel. Suasana sangat guyub, asyik, meski pun tidak tercium wangi parfum di situ.

Dalam kesemaptan itu ia tidak lupa, mengucapkan terima kasih kepada Kelompok Penyanyi Jalanan (KPJ), Warung Apresiasi (Wapres), dan Fals Mania yang telah mendukung terselenggaranya acara peluncuran album perdananya.

Lebih lanjut, Toto menyatakan album ini tidak akan pernah terwujud tanpa dukungan kawan-kawannya di dunia musik dan di kehidupan sehari-hari. Dia mengaku berterima kasih kepada Wahyu Micorazon dan Anto Baret yang telah meluangkan waktu dan tenaganya untuk mempersiapkan peluncuran album ini.

Menurutnya, dukungan komunitas-komunitas tersebut merupakan sebuah bukti kebersamaan yang solid dalam dunia musik. Terakhir, Toto berharap album ini dapat semakin mewarnai musik Indonesia dan membuat generasi musisi yang lebih muda darinya tidak takut mengeluarkan karya.

“Generasi saat ini lebih mudah dapat akses. Lebih mudah belajar. Harusnya lebih mampu memperjuangkan musik Indonesia. Ayo bermusik dengan serius!,” pungkasnya.

Peluncuran album menandai 45 tahun berkarya Toto Tewel dalam blantika musik tanah air. Perjalanan karier yang panjang itu membuat lelaki kurus yang murah senyum ini pantas disebut gitaris legendaris Indonesia. Album solo perdana berjudul Miberdhewen, diproduksi oleh Pelampung Records. Miberdhewen adalah bahasa Jawa yang dalam bahasa Indonesia berarti terbang sendiri.

 

Nama itu digunakan karena seluruh lagu dalam album ini digubah seorang diri. “Ini benar-benar album yang saya garap sendiri. Ngisi drum sendiri, gitar sendiri, bass sendiri. Aransemen sendiri,” kata Toto.

Miberdhewen memang tidak hanya menunjukkan kehebatan Toto sebagai the Best Guitarist versi Festival Rock se-Indonesia yang diselenggarakan Log Zhelebour (1984, 1985 dan 1986), melainkan juga sebagai seorang penggubah lagu yang hebat.

 

Terbukti, tujuh buah lagu dalam format instrumental di album ini tidak sekadar menampilkan kecepatan, nada-nada melengking ala lead gitar rock, melainkan juga harmoni di antara instrumen-instrumen musik di dalamnya. Demikian juga, kemolekan khas musik etnik Nusantara dan musik klasik.

Tujuh lagu di album ini digarap sejak tahun 2006 sampai tahun 2007 dan mengalami mastering ulang empat bulan yang lalu, setelah dirinya tidak lagi menjadi pengisi gitar Iwan Fals.

Kemudian, dia mengaku seluruh lagu tersebut terilhami dari kisah perjalanan kehidupan pribadinya dan kariernya dalam dunia musik selama 45 tahun terakhir.

Emmanuel H.H alias Toto Tewel, sudah malang melintang di dunia musik. Mengawali karier sebagai bassist di sebuah grup musik gereja saat sekolah dasar. Kemudian, berlanjut menjadi gitaris ELPAMAS (Elektrik Payung Mas) sejak 1983 sampai sekarang.

 

Pernah juga menjadi gitaris Swami, Kantata Samsara, Dalbo, yang digawangi sejumlah musisi seperti Iwan Fals dan Sawung Djabo. Ada yang menyebut dia adalah gitaris untuk sejuta penyanyi dan grup musik. Pergaulannya yang luas dan tidak “hitung-hitungan”, membuat Toto Tewel bisa masuk ke mana saja.

 

 

 

 

 

Pria kelahiran Malang, 1 Januari 1958 ini

 

Share This: