Alicia Djohar Terpilih Sebagai Ketua Umum PARFI Periode 2020 -2024

Dari kini ke kanan: Pong Hardjatmo (kedua dari kanan), Lela Anggraeni, Sandec Sahetapy dan Alicia Djohar.
_

Artis senior Alicia Djohar (Itje) akhirnya terpilih menjadi Ketua Umum PARFI Periode 2020 – 2024. Itje mengalahkan saingannya aktris Lela Anggraini (54) tahun dengan suara tipis, dalam pemilihan langsung pada Kongres Parfi Dipercepat, yang berlangsung di Hotel Maharaja Jakarta, Selasa (10/3/2020).

Dalam pemilihan tersebut Itje memperoleh 204 suara, sedangkan Lela meraih 84 suara. Usai penghitungan suara dan dipastikan Itje Menang, pendukungnya bersorak-sorak. Lela Anggraeni dengan besar hati mendatangi, lalu menyalami dan memeluk Itje.

Itje menyampaikan terima kasihnya kepada pihak-pihak yang mendukung, panitia pelaksana dan pemimpin sidang yang telah menjalankan tugasnya dengan baik.

“Saya berterima kasih kepada seluruh anggota yang mendukung saya. Dan kepada semua anggota Parfi, mari kita jadikan Parfi sebagai rumah kita bersama,” kata artis kelahiran Bogor, 18 Februari 1954 ini.

Ketika menyampaikan visi / missi, Alicia Djohar antara lain akan mengajak anggota PARFI untuk mengikuti perkembangan jaman, dan mempelajar media baru seperti youtube.

Sedangkan Lela berjanji akan menyediakan asuransi kesehatan bagi masyarakat, dan membangun bioskop-bioskop di daerah untuk menayangkan film-film yang diperankan anggota PARFI.

Kongres PARFI dipercepat berlangsung hanya satu hari, sehingga banyak agenda kongres yang dipersingkat. Karena PARFI tidak memiliki Ketua Umum sejak Febryan Aditya diberhentikan oleh DPO PARFI, maka dalam kongres ini pun tidak ada pertanggungjawaban pengurus. Dalam rundown yang dibagikan panitia, hanya ada pertanggungjawaban Dewan Pertimbangan Organisasi (DPO).

Secara umum, Kongres berjalan tertib dan aman, meskipun beberapa anggota berkali-kali melakukan interupsi. Namun Pimpinan Sidang Djoddy Prasetio Widyawan, mampu menjalankan tugasnya dengan baik.

Djoddy sendiri sempat mencalonkan diri menjadi Ketua DPO bersama Dr. Syaiful Amri. Namun setelah aktor Pong Hardjatmo mencalonkan diri, Djoddy mundur. Pong Hardjatmo kemudian menang dalam pemilihan Ketua DPO melawan Dr. Syaiful Amri.

Kongres PARFI dipercepat disebut-sebut bisa terlaksana karena inisiatif dan bantuan Wakil Ketua DPO PARFI Sandec Sahetapy yang dalam kongres ini menjabat sebagai Ketua OC (Organizing Committee).
Sandec sendiri hampir sepanjang pelaksanaan kongres berlangsung, tidak kelihatan. Dia baru muncul menjelang pemungutan suara.

“Tuntas sudah pengabdian saya pada PARFI. Mudah-mudahan ke depan PARFI akan kembali menjadi organisasi yang disegani, yang bisa memperjuangkan hak-hak artis film,” kata putra aktor almarhum Charly Sahetapy ini.

Share This: