Ancaman “Lost Generation” di Papua

John Manangsang, dokter yang melakukan operasi caesar terhadap ibu melahirkan di Papua, tahun 90-an. (Foto: HW)
_

Papua merupakan gadis yang cantik namun belum terjamah. Sulitnya medan, transportasi yang terbatas, membuat banyak wilayah di Papua yang belum tersentuh pembangunan.

Di bidang kesehatan, realitasnya lebih menyedihkan lagi, karena banyak masyaraka yang tinggal di wilayah-wilayah terpencil belum mendapatkan layanan kesehatan.

“Fenomena yang terjadi di Papua saat ini adalah, kematian ibu melahirkan yang tinggi, karena ibu-ibu yang mengandung hingga melahirkan tidak mendapatkan layanan kesehatan yang baik. Jumlah kelahiran di Papua terus menurun, sehingga terjadi ancaman lost generation di Papua,” kata Dokter John Manangsang, usai pemutaran film Boven Digoel di Jakarta, Senin (6/2).

John Manangsang adalah dokter yang mengbdikan dirinya untuk kesehatan masyarakat di Papua, di Puskesmas Tanah Merah, Kabupaten Boven Digoel pada tahun 90-an. Selama bertugas banyak kendala yang dihadapi, terutama fasilitas kesehatan yang dimiliki, medan yang berat, hingga sulitnya transportasi untuk melayani kesehatan masyarakat.

John harus ke luar masuk hutan untuk mencapai permukiman penduduk yang terletak di pedalaman, menggunakan perahu milik penduduk, yang kadang tidak bisa berjalan karena kesulitan bahan bakar.

Pengalaman paling dramatis yang dialami John Manangsang adalah ketika ia harus melakukan operasi Caesar terhadap seorang wanita hamil tua yang sulit melahirkan, karena posisi bayi dalam kandungannya sungsang. Untuk membedah perut wanita itu ia menggunakan silet karena ketiadaan pisau bedah, harus meminta kain kasa ke klinik milik gereja Katolik, dan merebus peralatan operasi agar steril.

Karena layanan kesehatan tidak menjangkau masyarakat di pedalaman, banyak anggota masyarakat yang lebih percaya kepada dukun-dukun atau pengobatan tradisional.

“Hari ini kondisi di Papua belum jauh berubah. Tingkat kematian ibu hamil sangat tinggi, karena mereka tidak terlayani. Pertumbuhan penduduk di Papua sangat minim, sehingga lagi-lagi saya katakan, terjadi ancaman lost generation di Papua,” kata John yang menggagas pembuatan film Boven Digoel. Melalui film itu ia berharap perhatian masyarakat dan pemerintah terhadap Papua semakin tinggi.

 Papua adalah sebuah provinsi terluas Indonesia yang terletak di bagian tengah Pulau Papua atau bagian paling timur Papua Bagian Barat (dulu Irian Jaya). Belahan timurnya merupakan negara Papua Nugini. Provinsi Papua dulu mencakup seluruh wilayah Papua Bagian barat, namun sejak tahun 2003 dibagi menjadi dua provinsi dengan bagian timur tetap memakai nama Papua sedangkan bagian baratnya memakai nama Papua Barat. Papua memiliki luas 808.105 km persegi dan merupakan pulau terbesar kedua di dunia dan terbesar pertama di Indonesia. Jumlah penduduk Papua tahun 2016 mencapai 3.207.444 jiwa.

Dokter Watofa,Sp.R., Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Cendrawasih, menyatakan bahwa berdasarkan hasil riset kesehatan nasional dan daerah yang dilakukan sepanjang tahun 2013, angka kematian ibu dan anak di Papua danPapua Barat merupakan yang tertinggi di Indonesia.***

 

 

 

 

 

Share This: