“Aqidah Cinta”, Sebuah Film Layar Lebar Karya Siswa SMK

Sutradara Ade Bilal Perdana (kedua dari kiri) bersama para pemain film "Aqidah Cinta".
_
Produser film “Aqidah Cinta”, Berry Kurniawan.

Kemajuan teknologi makin memudahkan manusia untuk berkreasi. Salah satunya dalam membuat film.
Berangkat dari premis itulah, sejumlah siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Dewi Sartika Cawang, memberanikan diri untuk membuat film. Tidak tanggung-tanggung, sasaran mereka bisa mengedarkan filmnya di bioskop.

“Kita sekolah sederhana yang punya mimpi,” kata Kepala Sekolah SMK Dewi Sartika, Gilang Gerrialga kepada balaikita, usai acara berbuka puasa bersama di RM Raden Bahari, Jakarta Selatan, Jum’at (17/5/2019).

Gerri menuturkan, niatnya membuat film layar lebar berawal dari himbauan Presiden, agar Sekolah Kejuruan lebih banyak melakukan aktivitas di luar sekolah, supaya siswa bisa memahami dunia kerja sesungguhnya. Apalagi pengangguran terdidik justru berasal dari siswa SMK.

Berangkat dari situlah, Gerri yang belum lama menjabat sebagai Kepala Sekolah, ingin meningkatkan kreativitasnya dari kegiatan yang sudah dilakukan selama ini: membuat iklan.

“SMK kan wajib bermitra dengan industri. Awalnya kami bermitra dengan PT. Pasir Bintang Cinema untuk magang. Lalu saya Menawarkan diri untuk membuat film. Meskipun awalnya Pak Berry mempertanyakan niat kami, akhirnya beliau bersedia membantu,” tutur Gerri.

PT. Pasir Bintang Cinema lalu bersedia membantu dengan meminjamkan peralatan untuk syuting. Tidak berhenti sampai di situ, Berry Kurniawan Direktur Utama perusahaan tersebut menyatakan bersedia terlibat lebih jauh.

Gerri lalu mengajak sekolah swasta Global International School (GIS), Pusbang Film dan Lembaga Sensor Film (LSF). Semuanya siap membantu.

Sebuah film berjudul “Aqidah Cinta” telah selesai dikerjakan. Syutingnya berlangsung di Jakarta dan Sukabumi, yakni di sebuah pesantren di Sukabumi dan Pelabuhan Ratu.

Film “Aqidah Cinta” yang bergenre drama ini akan menceritakan realita kehidupan seorang perempuan yang mengalami dilema antara keyakinan hatinya dan kehidupan pribadinya melalui pergaulan dengan sahabat-sahabatnya.

Sutradara Ade Bilal Perdana mengatakan karakter Fatimah diceritakan mengagumi seorang pria di sekolah. Namun Fatimah pandai menyimpan perasaanya dengan laki-laki itu.

“Ada situasi, dialog dan adegan mengagumi dalam diam-nya Fatimah itu, dari (terinspirasi) cerita Ta’aruf-nya Ali Bin Abi Thalib dengan Fatimah Az-Zahra,” jelas Ade Bilal Perdana. Film Aqidah Cinta akan tayang di bioskop mulai 5 Agustus 2019 mendatang.

Mayoritas yang terlibat dalam pembuatan film ini — mulai kru hingga pemain — adalah siswa SMK Dewi Sartika Jakarta, dan SMA (SMA) Global Islamic School. Antara lain, Talitha Salsabila Shakira, Fadly Maulana Alviansyah , Muhammad Fadhil Umar, Gilang Ade Nugroho, Naila Syarafina Nur Kamila dan Alzena Raihana Ghaziyah.

Dari profesional ada dan aktor Gary Iskak yang berperan sebagai Ayah Naila, dan sutradara Ade Bilal Perdana.

Direktur Utama Pasir Bintang Cinema Berry Kurniawan menjelaskan, dirinya merasa bersemangat untuk membantu pembuatan film, karena melihat pihak sekokah dan para siswa yang sangat antusias ingin membuat film.

Berry sendiri ikut main dalam film ini sebagai ayah kandung Fatimah, tokoh utama yang diperankan oleh anak kandungnya sendiri, Talitha Salsabila Shakira. Selain itu anak bungsunya juga ikut main.

“Mudah-mudahan film ini bisa menjadi contoh dan memberi inspirasi kepada siswa-siswa sekolah lain, agar melalukan kegiatan positif. Hindari perbuatan yang hanya menghabiskan waktu seperti nongkrong tanpa ada tujuan,” kata Berry yang belum berniat melakukan kalkulasi bisnis dari pembuatan film ini.

 

 

Share This: