Bandara Ngurah Rai Salah Satu Yang Terpadat Saat Lebaran

Para penumpang menunggu bagasi di bandara (Foto: HW)
_

Selain Bandara di Jawa Tengah dan Jawa Timur menjadi titik pusat tujuan mudik melalui transportasi udara, Bandara Ngurah Rai di Bali juga masuk menjadi titik keramaian jelang libur lebaran.

Direktur Jendral Perhubungan Udara Agus Santoso menjelaskan:  Solo,Yogyakarta, Semarang dan Surabaya menjadi four angle atau empat titik tujuan utama pemudik yang menggunakan moda transportasi udara.

“Di luar prediksi kita, di Denpasar merupakan tempat wisata yang biasanya kalau sudah mudik lebaran itu selain mengunjungi keluarga biasanya juga digunakan untuk berwisata, dan Bandara Denpasar menjadi salah satu titik keramaian saat lebaran,” ungkapnya di Gedung Kementerian Perhubungan, Jumat (16/6/2017).

Untuk mengantisipasi lonjakan penunpang selain menyediakan extra flight sebanyak 454 untuk penerbangan domestik dan 122 untuk penerbangan internasional, pihak Kementerian Perhubungan pun telah memberlakukan perpanjangan jam operasional bandara yang dimaksudkan untuk membantu masyarakat dalam bermobilisasi melalui jalur udara.

“Di Bali dengan adanya fenomena wisata pada musim mudik lebaran, kami antisipasi membludaknya jumlah penumpang kami perpanjang operasional bandara menjadi 24 jam,” paparnya.

Selain itu, di Bandara Solo dan Semarang yang biasanya operasional bandara hingga pukul 20.30 pihak kemebhun pun melakukan perpanjang operasional bandara hingga pukul 00.00 WIB selama musim mudik lebaran ini.

“Dengan kebijakan perpanjang masa operasional bandara asal dan tujuan biasanya jam 20.30 jadi 24.00 yang tadinya ada 30 movement hingga pukul 20.30 bisa menjadi 90 movement dari extantion di jam tambahkan,” tambahnya.

Dijelaskannya ada beberapa bandara yang mengalami perpanjangan waktu operasional bandara selama 24 jam yakni Bandara Soekarno-Hatta, Bandara Kualanamu, Bandara Juanda Surabaya, hingga Bandara Hassanuddin di Makassar.

Selain itu, untuk mengantisipasi membludaknya jumlah penumpang di 4 titik yang menjadi fokus kementerian perhubungan yakni Semarang, Solo, Yogyakarta, dan Surabaya dengan menyiapkan bus di luar bandara yang akan bermobilisasi antar kota untuk mengantisipasi stuck akibat adanya delay di 4 bandara tersebut.

Selain itu juga, pihak kementerian juga dalam menjaga kenyamanan dan keselamatan para pemudik selama musik mudik lebaran tahun ini juga telah memerintahkan jajarannya untuk turun langsung melakukuan cek kesehatan air crew yang dilakukan secara random.

“Semua pilot punya tingkat fit tertentu untuk melakukan penerbangan dan ini jadi perhatian kami,” tukasnya.

 

Share This: