Banjir di Bogor: Dua Tewas, Tebing Pembatas Sekolah Roboh

_

Banjir bandang akibat hujan deras menerjang Kota Bogor. Musibah banjir ini mengakibatkan tembok pembatas SMAN 2 Bogor sepanjang 20 meter roboh dan dua orang korban tewas, akibat banjir menerjang dinding tembok pembatas lapangan. Akibatnya, sebuah rumah di bagian belakang sekolah tertimpa tembok hingga memakan korban.

Banjir  tersebut terjadi  Senin (27/2)  sekitar pukul 15.00 WIB, terjadi di RT 03/RW 04, Kelurahan Sukaresmi, Tanah Sereal, Kota Bogor. Penyebab banjir diduga akibat luapan air selokan. Akibatnya kejadian tersebut, tembok yang berada di lapangan parkir belakang sekolah hancur, serta banyak motor siswa-siswi SMAN 2 Bogor yang berada di parkiran juga banyak mengalami rusak berat maupun hanyut.

Selain merusak harta benda, banjir juga menimbulkan dua orang korban, seorang ibu dan anaknya. Kedua adalah Anita Fauziyah Fitria (29) dan anaknya, Dziah Mahera Zikra (4). Keduanya merupakan warga Kampung Kedunghalang Sentral, RT 03 RW 04, Kelurahan Sukaresmi, Bogor. Anita Fauziah Fitria (29 tahun) mengalami luka karena tertimpa tembok reruntuhan rumah. Sedangkan putrainya Dziah Mahera (4 tahun) meninggal dunia karena terseret arus air sejauh kl 500 meter dari TKP.

“Menurut dokter saat di RS Islam, korban dua-duanya meninggal dunia,” kata saksi lainnya, Firdaus (60).

Usai hujan reda, air mulai surut namun halaman SMAN 2 Bogor dipenuhi sampah.

Share This: