Belasan Pengusaha dan Pendidik Menerima Penghargaan

_

Disainer tenun dan songket, Anna Mariana, Jum,at malam menerima penghargaan (award) dari Pusat Prestasi Indonesia. Bersama Anna Mariana juga beberapa pengusa, pendidik dan wanita yang inspiring lainnya.

Dalam acara yang berlangsung di Hotel Grand Mulia Jakarta, Anna Mariana mendapat dua penghargaan, masing-masing untuk kategori Best Woman in Proffesional dan Best Woman inEnterpreneur.

“Saya bersyukur prestasi saya diakui, dan ini merupakan doa dari para pengrajin kain tradisional binaan saya di seluruh provinsi di Indonesia,” kata Anna ketika menyampaikan pendapatnya.

Dalam kesemparan itu Anna Mariana juga menjelaskan bahwa keputusan Hari Tenun Nasional sudah ditandatangani setelah ia berjuang dengan gigih. Selanjutnya Hari Tenun akan diperingati setiap tahun pada tanggal 7 September.

Dr. Anna Mariana, SH, MBA adalah seorang pengacara, disainer kain tenun dan songket serta pengusaha. Dia juga pemilik rumah mode Marsya House.

Selain Anna, belasan pengusaha, pendidik dan enterpreneur dari berbagai daerah di Indonesia dan Malaysia juga mendapat penghargaan.

Menurut penyelenggara, bagi Indonesia sebagai negara besar, pemberian penghargaan terhadap prestasi dari anak bangsanya adalah sebuah kekeharusan.

Pusat prestasi Indonesia memberikan penghargaan yang bergengsi kepada yang terpilih sebagai yang terbaik.

Acara ini menjadi inspirasi, motivasi dan contoh bagi masyarakat luas untuk dapat menghargai hasil karya mereka yang telah bekerja keras , bersungguh sungguh, berbuat yang terbaik, sehingga menorehkan prestasi yang membanggakan, agar lebih baik , lebih memacu lagi kinerjanya untuk menghasilkan produk jasa, maupun inovasi 2 baru yang lebih baik.

Menteri Koperasi dan UMKM yang diwakili oleh

Asisten Deputi Peningkatan Kualitas SDM Perkoperasian dan Deputi Bidang Pengembangan SDM Kementrian Koperasi dan UKM RI,  Dwi Andriani Sulistiowati mengatakan, kegiatan ini sejalan dengan program pemerintah, yaitu salah satunya focus pada SDM sebab pengembangan SDM sebagai kunci pertumbuhan Indonesia, dari sisi Pendidikan, ketrampilan, pergerakan, maupun dengan menciptakan inivasi dan kreasi yang bertuju pada peningkatan produktivitas.

“Proses penghargaan mala mini sekaligus menjadi bukti bahwa siapapun Anda, dan apapun profesi anda, maka peluang kreativitas selalu ada, dan dapat muncul dari tangan Anda.
Kreativitas dapat muncul dari hal yang sederhana sekalipun, dengan emmulai dari apa yang disuka dan menjadikannnya nilai.
Kreativitas dan inovasi merupakan satu kesatuan upaya strategis yang menajai pondasi dan kemajuan sebuah bangsa,” paparnya.

 

 

Share This: