Bupati Sambas Minta Ketua DPD Dorong Pembangunan di Daerahnya

Bupati Sambas dan rombongannya ketika bertemu Ketua DPD di Kantor DPD Jakarta, Kamis (11/1/2017) sore. (Foto: HW)
_

Saat ini ada beberapa proyek infrastruktur yang perlu perhatian khusus agar pengerjaan dan penyelesaiannya bisa dipercepat. Proyek-proyek i frastruktur itu antara pembangunan jembatan Sungai Sambas Besar dan pengembangan lapangan udara.

Hal itu disampaikan Bupati Sambas kepada  Ketua DPD RI, Oesman Sapta saat menerima audiensi dari Bupati Sambas, bersama Ketua DPRD Kabupaten Sambas, Arifidiar dan jajarannya di Gedung Nusantara III, Komplek Parlemen, Senaya, Kamis (11/1).

“Saat ini masyarakat sangat memerlukan pembangunan jembatan Sungai Sambas Besar sepanjang 800 meter, karena jembatan itu bisa menghubungkan Kecamatan Tebas dan Kecamatan Tekarang,” kata Atbah.

Tak kalah pentingnya, kata Atbah, adalah perpanjangan landasan lapangan udara di Sambas, yang saat ini baru memiliki panjang 800 meter.

Bupati juga mengeluhkan Pos Lintas Batas yang belum boleh dilalui kendaraan, padahal sudah hampir setahun diresmikan oleh Presiden Joko Widodo.

“Di pos lintas batas itu semuanya sudah ada, mulai dari pabean, karantina dan pos pemeriksaan. Cuma lantaran belum ada kantor Dinas Perhubungan, jalannya belum boleh dilalui. Akibatnya masyarakat yang ingin melewati perbatasan harus memutar lewat Entikong,” tutur Atbah.

Atbah juga meminta agar Ketua DPD mewujudkan didirikannya Kebun Raya di Sambas, yang lahannya sudah ada seluas 300 hektar.

Ketua Oesman Sapta berjanji akan mendukung pembangunan infrastrktur di Sambas, terutama  jembatan besar dan lapangan terbang, yang saat ini statusnya masih landasan udara (lanud).

.“Saya akan meminta Komite II DPD RI untuk mengawal proses ini. Kita juga akan mengirimkan surat kepada Kementerian PUPR,” jelasnya.

Selain menerima aspirasi dari Bupati Samba, DPD RI juga menerima audiensi dari Mooryati Soedibyo Cinema. Audiensi bertujuan untuk mengenalkan film yang berjudul “Sultan Agung Mataram: The untold Story”. Film yang diproduseri Mooryati Soedibyo dan disutradarai Hanung Bramantyo.

Share This: