Chico Jerikho Pusing Menjadi Aktor Merangkp Produser

_

Setelah sukses menjadi aktor, Chico Jerkho mulai merambah lahan baru, yakni sebagai produser. Namun demikian kiprahnya sebagai aktor tidak ditinggalkan.

Film Bukaan-8 garapan sutradara Angga Dwimas Sasongko, adalah salah satu film yang dibintangi sekaligus diproduserinya. Sebelumnya dalam film Surat Dari Praha, yang juga disutradarai oleh Angga, Chico juga menjadi produser.

Dalam film Bukaan – 8 Chico berperan sebagai Alam, seorang yang sosialis dan selebtwit. Alam orang yang sangat menggambarkan generasi milenial zaman sekarang dan aktif di sosial media, suka twitwar dan urusan di depan dia malah menjadi terbengkalai.

Selain menjadi aktor dalam film ini, Chico juga berperan sebagai produser bersama Anggia Kharisma, isteri Angga Dwimas Sasongko. Aktor yang sedang menggarap Filosofi Kopi The Series di youtube juga menuturkan bahwa mengurus film sekaligus menjadi produser membuatnya pusing.

“Bisa dilihat tadi di film, belum juga minta perizinan rumah sakitnya gimana, ada lokasi yang bermasalah, ya harus professional. Sponsor nggak masuk-masuk sampai akhirnya nggak ada sponsor,” Ujar Chico, ketika usai pemutaran film Bukaan 8 di XXI Epicentrum, Kuningan, Jakarta (20/2).

Selain merasa repot produser, dia juga merasa beberapa kesulitan dalam berakting, karena ini pertama kalinya Chico bermain film bergenre komedi.

Aktor kelahiran Jakarta ’84 merasa menjadikan film ini sebagai pelajaran tentang seperti apa tokoh Alam untuk tetap fight bagi  keluarga, dan bisa merasakan perjuangan seorang Ibu, dan menghadapi orang-orang lain.

“Kebetulan kalau sosmed ya saya gunain juga, tapi nggak seperti Alam. Pernah mengalami fase kaya gitu, tapi gak kaya Alam. Di film ini, rasanya seperti personal banget buat Angga dan lumayan ekspres tentang apa yang akan kita ceritakan dengan sejujur-jujurnya,” Ujar Chico.

Aktor yang sekarang berambut gondrong juga membeberkan rahasis aktingnya beradegan sebagai tokoh Alam yang pusing menghadapi persoalan hidup.

“Dapatinya dari hasil observasi juga dan kebetulan waktu itu Angga lagi nunggu lahiran anaknya. Sambil pikirin produksi film Surat Dari Praha. Saya rekam dan saya deliver kesitu,” tambahnya.

Share This: