Dana Mustadhafin Berbagi Dengan 1.000 Anak Yatim dan Dhuafa

Anak-anak yatim dan duafa berfoto bersama di depan Gedung Sasana Kriya. (Foto: HW)
_

Ramadhan merupakan bulan baik untuk berbagi. Momentum itu dimanfaarkan oleh Dana Mustadhafin, sebuah lembaga filantropi untuk berbagi dengan anak yatim dan kamu dhuafa.

Sebanyak 1.000 anak yatim dari berbagai pesantren di Jabodetabek, mendapatkan kesempatan untuk merasakan kegembiraan dalam sebuah acara yang digekar oleh Dana Mustadhafin di Ballroom Carani Sasana Kriya, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Minggu (19/5/2019). 

Acara yang mengambil tema “Menghadirkan Mukjizat Al Qur’an di Sanubari Anak Yatim itu berupa santunan dan berbuka puasa. Acara juga dimeriahkan oleh penyanyi lagu-lagu rohani Islam, Wafiq Azizah, Agus Idwar, Kak Ammar dan tausiyah oleh Habib Ahmad Alaydrus.

Manager Dana Mustadhafin Eko Nugroho menjelaskan, acara berbuka puasa dengan anak yatim ini merupakan yang kesepuluh kali diadakan. Setiap tahun anak-anak yatim yang diundang berasal dari pesantren berbeda.

“Kami sengaja menggilir pesantren yang ikut serta supaya semua mendapat kesempatan. Kalau pun dari pesantren yang sama, kita minta anak yang ikut berbeda dari tahun sebelumnya,” jelas Eko Nugroho.

Penyanyi Wafiq Azizah menghibur anak-anak peserta acara Berbuka Puasa bersama 1.000 anak yatim dan duafa di TMII Jakarta, Minggu (19/5/2019).

Menurut Eko acara ini bisa dilaksanakan karena bantuan pihak sponsor, baik perusahaan maupun individu.

“Ini sebagai wujud nyata dari kami sebagai lembaga filantropi, dengan memberi kebahagiaan bagi anak yatim. Kami berterima kasih kepada semua sponsor yang menyumbang, baik corporate maupun individu,” kata Eko.

Dana Mustadhafin merupakan lembaga filantropi yang telah bergerak di bidang pendidikan, kesehatan, pemberdayaan dan tanggap bencana.

Di bidang pendidikan, lembaga ini sudah memberikan beasiswa kepada 300 anak asuh, mulai dari pendidikan dasar hingga pasca sarjana.

Di bidang kesehatan, Dana Mustadhafin telah membantu pengobatan, fogging dan peneriksaan kesehatan.

Di bidang pemberdayaan, telah membina warga
Desa Tegalangus Tangerang yang mendirikan rumah kreatif. Salah satunya dengan memberi latihan menjahit gratis.

“Kita akan mengadakan pelatihan yg dibutuhkan masyarakat. Apakah merias pengantin, memasak, dan lain sebagainya,” kata Eko.

Sedanagkan dalam program tanggap bencana, Dana Mustadhafin ikut terlibat membantu korban bencana alam seperti di Palu, Donggala dan Lombok, serta korban tsunami di Banten, tahun lalu.

Share This: