Dian Piesesha 38 Tahun Bersama JK Record

_

Rambut ikalnya yang indah tergerai sebatas bahu sudah tak terlihat lagi. Sejak beberapa tahun terakhir ini, Dia Piesesha mengenakan hijab. Namun suaranya yang lembut membelai tak berubah. Suara itu masih mampu menggiring penggemarnya memasuki masa lalu.

Nuansa itulah yang terasa ketika Dian tampil usai jumpa pers launching software “JK Royalti”. Software ini ciptaan Ceo JK Record, Leonard Nyo Kristanto atau Nyonyo, di sebuah coffee shop di kawasan Jl. Sudirman Jakarta, Kamis (7/6/2018) sore.

Dian membawakan lagu-lagunya yang pernah hit di tahun 80-an. Salah satunya yang paling fenomenal “Tak Ingin Sendiri” karya Pance Pondaag. Lagu yang dirilis tahun 1984 itu telah melambungkan nama Dian sebagai penyanyi idola saat itu.

Yang menarik Dian juga membawakan sebuah singel reliji berjudul Ya Allah yang diciptakannya sendiri. Selain sebagai penyanyi, Dian memang memiliki kemampuan menulis lagu.

Terlahir Dida Diah Damar, penyanyi kelahiran Bandung. 9 Maret 196! ini terkenal dengan lagu karya Pance F. Pondaag, Tak Ingin Sendiri. Lagu yang dirilis dalam album berjudul sama. Pada tahun 19B+l985 album ini terjual lebih dari 2,5 juta copy dan semakin mengukuhkan nama Dian dalam paparan penyanyi papan atas lndonesia

Sepanjang karir menyanyinya Dian berhasil merilis lebih dari 25 album Penghargaan untuk pemuatan terlaris seperti HDX Awards & Golden Records Puspen Milli pun pernah diraihnya. Pada 15 Maret 2013, sebuah konser bertajuk “Kerinduan“ diadakan untuk mengobati kerinduan penggemar akan suara dan penampilannya.

Pada 2016 lalu  Dian  meliris album terbarunya Aku ingat Dirimu. Album berisi 12 lagu lama yang diaransmen ulang dan 1 lagu baru ini meniadi bukti eskistensi Dian Piesesha  dalam jagad hiburan tanah air.

Memasuki tahun 90-an namanya mulai meredup, terlebih sejak ia menikah dengan seorang pengurus partai. Apalagi tren musik juga selalu berubah-ubah. Namun demikian ia tidak begitu saja meninggalkan dunia yang telah membesarkan namanya. Sesekali ia masih muncul untuk menyanyi.

Ketika JK Record membuat software yang disebutkan di atas, Dian mengaku menjadi kelinci percobaan. Lagu-lagu yang dinyanyikan dijadikan uji coba sejauh mana efektivitas software yang digunakan.

“Bercerita tentang sofware ini buat saya yang sudah 38 di JK record, mengingatkan kembali masa-masa saya di JK Record dulu. Dulu sama bapaknya dan sekarang dengan anaknya. Dulu jaman manual dapat royalti seikhlasnya, sekarang lebih jelas hitungannya,” kata Dian dalam jumpa pers.

Leonard Nyo, produser JK Record dan pencipta software digital tersebut adalah putra dari bos JK Recors yang dulu, Judhi Kristanto. Sang ayah memang tidak mau lagi terlibat langsung dalam bisnis rekaman yang pernah dibesarkannya, dan menyerahkan sepenuhnya kepada sang anak.

Dian mengaku kenal dengan Nyonyo sejak kecil. Ketika itu menurutnya Nyonyo selalu ingin tahu apa yang ada di studio. Seolah dia sadar suatu saat akan menjadi perusahaan rekaman ayahnya.

“Saya bangga dengan Nyonyo, saya kenal dia sejak umur 12. Kayaknya anak ini ada sesuatu. Dia banyak kepingin tahunya. Dia seperti ada cita citanya ingin meneruskan pekerjaan di JK record,” kenang Dian.

Dian bersyukurr Nyonyo berhasil menciptakan software tersebut. “Dia diam-diam membuat software ini. Dan saya jadi kelinci percobaan. Walau pun kelinci percobaan hasilnya alhamdulillah, jadi saya sering lagi ke JK Record,” kata Dian.

Dengan software yang diciptakan oleh Nyonyo, Dian yakin masa depan penyanyi dan pencipta lagu akan semakin baik, karena catatan penggunaan lagunya oleh pihak lain jadi jelas.

“Masa depan artis Indonesia itu, dimasa tuanya, susah. Tahun lalu saya dapat royalti dari software ini, ternyata bisa membantu penyanyi senior yang memerlukan memerlukan bantuan. Kalau dulu kan penyanyi dan pencipta lagu tua sering diabaikan. Saya bahkan sempat mengejar-ngejar royalti seorang pencipta lagu tua, sampai ke Malaysia,” tuturnya.

Dia berharap siapapun yang mendapat keuntungan dari lagu yang diciptakan atau dinyanyikan orang lain, agar memperhatikan hak orang lain.

“Jangan sepeser pun mengambil hak orang lain. Karena Itu yang akan membahagiakan kita, anak cucu lita nanti,” katanya.

 

Share This: