Diprediksi 5,4 juta Orang akan Mudik Gunakan Pesawat

_

Lebaran merupakan saat di mana sebagian besar masyarakat di kota-kota besar akan kembali ke kampung halaman mereka untuk merayakannya.   Direktorat Jendral Perhubungan Udara, Kementerian Perhubungan memprediksi pemudik dengan menggunakan transportasi udara tahun ini sebanyak 5,4 juta penumpang.

“Dalam tahun ini diperkirakan sebanyak 5, 4 juta penumpang akan mudik menggunakan moda transportasi udara,” ungkap Direktorat Jendral Perhubungan Udara, Agus Santoso di Gedung Kementerian Perhubungan, Jakarta, Jumat (16/6/2017).

Jumlah 5,4 juta penumpang yang diprediksi terjadi pada H-7 hingga H+7, ini naik sebesar 9,8% dibandingkan pada realisasi penumpang pada periode yang sama di tahun 2016 lalu, yakni sebesar 4.922.176 penumpang yang terdiri dari 4.297.984 penumpang rute domestik dan 624.192 penumpang rute internasional.

Pada periode H-7 sampai dengan H+7 Lebaran, total kapasitas kursi pesawat untuk melayani penerbangan sebesar 6,7 juta seat.

“Dengan prediksi sebesar 5,4 juta penumpang telah disiapkan seat capacity sekitar 6,7 juta seat, jadi nanti tidak akan ada penumpang yang akan pesan tiket tidak akan tertolak,” paparnya.

Agus menjelaskan peningkatan yang signifikan akan terjadi pada H-3 lebaran yang akan terjadi pada sekitar tanggal 23 Juni untuk arus Mudik dan 2 July untuk arus balik.

“Mereka akan berbondong-bondong dikonsentrasi pada sekitar 3 hari mudik ini yang tadinya landai jadi berkumpul pada big days yang diperkirakan 23 Juni untuk arus mudik dan tanggal 2 Juli untuk arus balik. Ini konsentrasi perhatian kami untuk antisipasi lonjakan penumpang,” paparnya.

Untuk itu, pihak kementerian perhubungan akan mensiasatinya dengan menambah jumlah penerbangan (extra flight) sebesar 454 flight untuk penerbangan domestik dan 122 untuk penerbangan internasional yang disediakan oleh 14 maskapai penerbangan dengan jumlah pesawat yang beroperasi sebanyak 532 pesawat.

Share This: