Disainer Anna Mariana Berikan  Selendang Tenun Untuk Gubernur DKI Anies Baswedan

_

Disainer kain tenun dan songket Dr. Anna Mariana, SH, MBA menyerahkan sebuah selendang tenun berwarna merah kepada Gubernur DKI Anies Baswedan. Selendang itu diserahkan kepada Anies dalam acara Lebaran Betawi yang berlangsung di Perkampungan Budaya Betawi (PBB) Situ Babakan, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Minggu (29/1/2018) siang.

Seorang peragawati memperkenalkan kain tenun dan songket karya Anna Mariana.

Anna Mariana mengatakan cindera mata berupa cukin dan selendang kepada gubernur adalah sebagai pengingat dan penyemangat, bahwa di Betawi sudah lahir tenun khusus khas milik Betawi.

“Tenun harus terus diupayakan berkembang ke tingkat lanjutan. Dan tentu saja memerlukan dukungan pemerintah!” kata Anna Mariana yang terus giat memperjuangkan lahirnya Hari Tenun Nasional itu .

Sebelumnya beberapa pergawan / peragawati memperagakan pakaian disain Anna Mariana. Sebagian besar pakaian yang diperagakan berwarna merah / putih, yang dirancang untuk menyambut HUT RI 17 Agustus mendatang.

Ada 20 baju wanita dan 10 baju pria, yang dikreasikan dari tenun dan songket juga tenun motif batik karya Anna Mariana yang ditanpilkan.

“Tema warna yang diangkat kali ini adalah merah putih yang begitu membara dan berkobar, sesuai suasana menyambut Kemerdekaan RI yang ke 73!’ kata pejuang dan kreator Tenun Nusantara sekaligus penemu Tenun Babe (Bali Betawi) ini bersemangat.

Minggu siang, Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan, Jagakarsa, Jakarta Selatan 28/07 dibanjiri ribuan orang. Hari ini merupakan hari terajhur acara Lebaran Betawi. i Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan hadir bersama isteri Fery Farhati Ganis. Sehari sebelumnya wakil gubernur Sandiaga Uno juga diberitakan hadir acara dalam acara yang digelar Pemrov DKI sejak hari Jumat (26/7) . 

Singgung Asian Games.

Dalam kata sambutannya Anies menyatakan bahwa, “Lebaran Betawi yang sudah 11 kali diselenggarakan ini, bukan hanya merupakan symbol untuk melestarikan budaya, tapi juga mengembangkan budaya.

“Ini semua in sya Allah menjadi kesadaran bagi kita semua. Karena itu pula perayaan Betawi bukan hanya dihadiri oleh masyarakat Betawi, tapi juga semua lapisan masyrakat dari beragam budaya yang ada di Jakarta,”ujarnya.

Anies juga memgingatkan masyarakat akan adanya penyelenggaraan Asian Games bulan Agustus mendatang. Anies meminta kepada warga Betawi untuk menunjukkan sikap ramah dan sopan santun kepada atlit-atlit atau official dari negara peserta Asian Games.

“Asian Games adalah peristiwa besar. Kita menjadi tuan rumah 50 tahun lalu, dan tahun ini adalah yang kedua. Jika pada Piala Dunia wajah dunia menatap ke Moskow, sekarang giliran dunia menatap kita. Ayo kita tunjukkan bahwa kita adalah masyarakat yang ramah, egaliter. Ayo kita sambut tamu kita dengan ramah. Mudah-mudahan kalau nanti ke negerinya, orang-orang asing itu aka mengenang kita,” katanya.

Ketika berkesempatan berkeliling stand yang ada di lokasi, Anies dan Ferry sempat mampir ke dalam stand yang memamerkan karya Anna sekaligus memperlihatkan kegiatan menenun secara tradisional. Ferry memuji kerja kreativitas menenun yang sudah menjadi tradisi turun menurun ini, sebagai sesuatu yang perlu dikembangkan.

 

 

 

 

 

Share This: