DPD RI Terima Delegasi Belarusia Untuk Tingkatkan Hubungan Bilateral

Pimpinan Delegasi Belarusia, Andrei Dapkiunas (kiri) bertemu dengan Wakil Ketua DPD RI Darmayanti Lubis. (Foto: DPD RI)
_

 

Pemerintah Belarusia mengharapkan dukungan DPD RI untuk membuka Kedutaan Besar RI di Belarusia. Selain itu pemerintah Belarusia juga ingin meningkatkan kerjasama antar parlemen secara khusus, dan hubungan bilateral antar negara secara umum.

Kementerian Luar Negeri Belarusia yang dipimpin oleh Ketua Delegasi Andrei Dapkiunas menyampaikan hal itu ketika berkunjung ke DPD RI, Selasa (19/10/2017) siang.

Kedatangan Delegasi Rusia diterima oleh Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia Darmayanti Lubis. Andrei juga mengundang DPD RI untuk berkunjung ke Belarusia awal tahun depan demi meningkatkan kerjasama antar parlemen.

 “Kami percaya kerjasama perdagangan dan ekonomi sangat penting, untuk berjalan kondusif harus ada dialog politik antara pemerintah Belarus dan Indonesia maupun parlemen Belarus dan Indonesia”, ujar Andrei.

Menanggapi permintaan dukungan tersebut, Darmayanti Lubis mengatakan bahwa DPD RI telah mengirimkan surat ke Presiden Indonesia tahun 2015 dan sekarang masih dalam proses.

“Kami belum menerima kabar terbaru mengenai surat tersebut. Kami mengucapkan terima kasih atas undangan DPD RI untuk bisa berkunjung ke Belarus awal 2018, ini akan menjadi perhatian dari DPD RI untuk meningkatkan hubungan bilateral antara kedua parlemen”, kata Senator dari Sumatera Utara ini.

Sementara itu, Wakil Ketua Badan Kerjasama Parlemen DPD RI GKR.Ayu Koes Indriyah menerima dengan baik tawaran kerjasama perdagangan antara Belarusia dengan Indonesia. Senator dari Jawa Tengah ini menjelaskan potensi dari berbagai daerah Indonesia yang bisa dijadikan investasi bagi Belarusia.

”Saya yang berasal dari Surakarta, banyak sekali industri-industri yang bisa dijadikan bahan kerjasama yaitu furniture atau produksi kulit, saya mengundang Belarusia untuk jadi investor. Kami juga bisa membantu untuk menyediakan informasi potensi dari seluruh propinsi di Indonesia”, ujar GKR. Ayu Koes Indriyah.

Share This: