Dua Anggota DPR Komisi V ditetapkan tersangka oleh KPK

_

JAKARTA, BALAIKITA.COM– Komisi Pemberantasan Korupsi umumkan 2 tersangka baru kasus suap proyek jalan di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

“Dalam pengembangan penyidikan terkait proyek jalan di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Tahun Anggaran 2016, KPK menetapkan dua orang tersangka. Keduanya merupakan anggota komisi V DPR RI periode 2014-2019, yakni MZ dan YWA,” ujar Juru Bicara KPK, Febri Diansyah saat ditemui di Gedung KPK, Senin malam (6/2/2017).

Seperti diketahui dua tersangka itu yakni anggota Komisi V DPR dari Fraksi PKS Yudi Widiana Adi (YWA)  dan ‎Musa Zainuddin (MZ) Anggota DPR dari Fraksi PKB

Ia menuturkan bahwa YWA yang diduga menerima uang dari Abdul Khoir, Dirut PT WTU sebesar Rp 4 miliar sedangkan MZ diduga menerima suap sebesar Rp 7 miliar dari Sok Kok Seng yang merupakan komisaris PT CMP.

“Kedua tersangka disangkakan pasal 12 huruf a atau b atau pasal 11 UU no 31 tahun 1999 sebagaimana diubah UU no 20 tahun 2001 junto pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP,” bebernya.

Ia menjelaskan dengan adanya penambahan tersangka yakni ‎YWA ‎dan MZ ini, maka total tersangka di kasus ini ada 10 orang, yakni lima anggota DPR, empat orang swasta, dari satu orang dari Kementerian PUPR.

Terkait proses penyidikan dua tersangka ini, ia menjelaskan bahw Surat Perintah Penyidikan (Sprindik) sudah ditanda tangani ‎pada akhir Januari 2017.

Selanjutnya, sejak Sprindik ditandatangani hingga Februari 2017 ini, penyidik KPK sudah memeriksa 12 saksi diantaranya dari unsur mantan anggota DPR RI, mantan Dirut PT WTU, PNS hingga staf anggota komisi V.

 

Share This: