Televisi Harus Siap Menghadapi Senjakala

Indra Yudhistira (Foto: HW)
_

Perkembangan dunia digital yang demikian cepat menyebabkan banyak sektor mengalami imbasnya. Mulai dari jasa, media massa, idustri, perdagangan dan lain sebagainya.

Setelah media massa cetak di berbagai belahan dunia bertumbangan, giliran televisi yang menghadapi ancaman.

“Saat ini televisi masih mendapat tempat di hati sebagian masyarakat. Tetapi ke depan, mungkin tidak lama lagi televisi juga akan tersingkir. Jadi televisi harus siap menghadapi senjakala,” kata Presiden Direktur Indonesia Entertainment Produksi  Indra Yudhistira Ramadhan.

Indra berbicara dalam semiloka dengan tema “TV vs Digital” yang diadakan Forum Wartawan Hiburan (Forwan) di Cisarua Bogor, Selama (12/12/2017) siang.

“Sepuluh tahun lalu media cetak masih berjaya, internet bukan dianggap sebagai ancaman. Sekarang televisi juga menghadapi ancaman,” kata Indra.

Saat ini Indonesia merupakan negara yang memiliki perkembangan pemakai internet terbesar di dunia, dengan pertumbuhan pemakai 19 %. Pengguna internet di Indonesia mencapai 103 juta orang pada tahun 2016.

Nilai e-commerce di Indonesia tumbuh 59% per tahun. Pemakai facebook 75 juta, BBM 62 juta, WA 40 juta dan pemakai Line mencapai 30 juta. “Tidak heran jika Indonesia disebut sebagai ibukota sosial media,” kata Indra.

Perkembangan pemakai internet pada gilirannya mengurangi kebiasaan orang menonton televisi. Sekarang waktu orang menonton televisi makin sedikit atau bahkan tidak sama sekali.

Bahkan anak-anak muda generasi milenial malah mengalihkan kebiasaannya menonton televisi ke computer atau gadget. Generasi milenial hanya menonton program-program yang disukainya melalui youtube atau media online lainnya.

“Internet adalah sesuatu tentang kontrol yang dipegang oleh penggunanya. Kalau televisi tidak bertransformasi ke dunia digital, siap-siaplah gulung tikar,” tandas Indra.

Saat ini televisi di Indonesia masih mendapat tempat di hati sebagian masyarakat yang belum terbiasa dan masih sulit mengakses internet.
“Tapi kalau teknologi 5G sudah masuk, dan menggunakan internet lebih cepat, kematian tivi akan lebih cepat,” tambah Indra.

Indra menegaskan, masa senjakala televisi semakin nyata. Siapapun hatus siap menghadapinya. Caranya harus mengenal dunia digital.

 

 

Share This: