Emirsyah Satar Berjanji Akan Kooperatif Dengan KPK

_

Usai diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Soetikno Soedarjo, mantan dirut PT Garuda Indonesia yang juga ditetapkan sebagai tersangka, Emirsyah Satar mengatakan akan bersikap operatif terhadap penyidikan yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus dugaan kasus suap pengadaan pesawat dan mesin pesawat Airbus SAS dan Rolls-Royce pada PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk.

“Saya hari ini hadir sebagai saksi untuk pak sutikno, saya mau bersikap kooperatif,” ungkapnya saat meninggalkan Gedung KPK, Jakarta, Rabu (1/3/2017).

Ketika ditanya terkait dengan materi pemeriksaan yang dilakukan oleh penyidik kepada dirinya, dirinya enggan untuk berkomentar.”Aduh lupa, banyak pertanyaannya. Kalau materi pemeriksaan tanya penyidik,” bebernya.

KPK menetapkan Emirsyah Satar dan Beneficial Owner Connaught International Pte Ltd, Soetikno Soedarjo, sebagai tersangka kasus suap pengadaan pesawat dan mesin pesawat. Emirsyah diduga menerima suap dari Soetikno, yang nilainya mencapai puluhan miliar rupiah.

Emirsyah diduga menerima suap dalam bentuk uang dan barang. Duit yang diduga diterimanya sebesar 1,2 juta euro dan USD 180 ribu. Barang yang diduga diterima Emir bernilai total USD 2 juta. Barang-barang yang terkait dengan dugaan suap itu tersebar di Singapura dan Indonesia.

 

Share This: