Ernest dan Meira, Duet Maut di Belakang “Cek Toko Sebelah”

balai-kita-photo-cts-ernest-meira
Ernest Prakasa dan Isterinya Meira Anastasia (Foto: HW)
_

Ada pendapat mengatakan, “Di belakang suami yang sukses, ada wanita yang hebat”. Pendapat itu tidak berlebihan bila ditujukan kepada Meira Anastasia, isteri dari comedian Ernest Prakasa, yang kini sukses menjadi sutradara dan penulis skenario film. Sebagai isteri, Meira tidak hanya menempatkan diri sebagai seorang wanita yang melayani suami dan anak, atau dalam lirik lagu dangdut, “ngurusin dapur, sumur dan kasur” semata.

Keberhasilan film Cek Toko Sebelah yang kini telah meraup penonton lebih dari 2 juta, tidak lepas dari peran Meira. Wanita yang telah memberi 2 anak bagi Ernest itu ternyata menjadi partner Ernest dalam penulisan scenario film itu.

“Meira yang yang mengoreksi scenario yang gua tulis. Dia banyak memberi masukan-masukan. Kalau gue pengembangan cerita sama istri. Jadi gue yang nulis, istri gue kayak dosen pembimbinggue-lah. Dia yang ngecek tulisannya,” ujar Ernest Prakasa di sebuah kafe di Sarinah Jakarta, Senin (16/1/2017).

Untuk membuat cerita film itu, Ernest dan Meira bekerjasama. Setelah tulisannya jadi, barulah Ernest Prakasa mencari penulis yang benar-benar berkompeten untuk mengkoreksi kembali alur cerita yang ia tulis, sehingga cerita yang ia tulis menjadi menarik. Ernest memakai jasa Jenny Yusuf penulis naskah film Filosofi Kopi untuk menjadi konsultan.

Meira tentu ikut bangga atas keberhasilan CTS dalam peredaran. Dia bahkan mengaku mengikuti perkembangan penonton film it uterus menerus. “Saya tahu film itu akan berhasil, karena melihat penonton ceria setelah ke luar dari bioskop. Waktu itu Ernest juga sempat bilang, film kita pasti akan mendapat dua juta penonton,” kata Meira.

Ernest dan Meira memang ibarat duet maut di balik keberhasilam CTS. Produser film Ir Chand Parwez Servia dari PT Kharisma Starvision bahkan mengatakan keduanya memiliki enerji positif yang berlebih, sehingga mampu mendorong keberhasilan CTS.

“Dua-duanya begitu semangat mempromosikan film ini, bahkan sampai tidak ikut Natalan. Mereka luar biasa,” kata Parwez.

Dalam data yang ditulis oleh pihak produser, nama Meira Anastasia memang tercatat sebagai Pengembang Cerita. Sedangkan Ernest berperan sebagai sutradara, penulis scenario dan pemain. Atas keberhasilan film ini produser menjanjikan akan menjadikan Ernest produser di film berikutnya. (*)

 

Share This: