Eros Djarot Dukung Film “Ku Tak Percaya Kamu Mati”

_

Lama tidak aktif di perfilman, sutradara, pencipta lagu Eros Djarot, hadira dalam pemutaran khusus film “Ku Tak Percaya Kamu Mati” ” di Epicentrum XXI, Minggu (6/10/2019).

Sebagai bentuk rasa pedulinya, Eros mengimbau agar masyarakat, terutama anak-anak dan remaja datang ke bioskop untuk menyaksikan film tersebut, yang dinilainya dapat memberikan pendidikan moral dan etika yang baik.

“Ini film yang bagus ya untuk mendidik anak-anak kita, yang sekarang telah kehilangan arah karena menyaksikan tontonan yang tidak sesuai dengan budaya kita sendiri. Kita harus dukung film-film seperti ini,” kata adik kandung aktor kawakan Slamet Rahardjo itu.

Ketika ditanya apakah masih tertarik kembali ke dunia film? Dia berjanji akan kembali.

“Saya kan patah hati gara-gara film. Masa saya bikin film “Lastri” baru 8 persen, sudah dituduh menyebarkan ajaran komunis!  Yang kedua waktu itu saya bikin film tentang penari Bali, itu bukan (duit) pemerintah tapi cukong. Janji ngasih 10 milyar tapi waktu mau syuting cuma dikasih 1 milyar! Jadi males saya! Di perfilman ini banyak bohongnya. Ya mungkin tahun depan, saya lihat-lihat filmnya,” katanya.

“Ku Tak Percaya Kamu Mati” mengisahkan
tentang persahabatan siswa SD di Yogyakarta, Bagong dan Vantar.

Suatu hari Bagong menjadi korban tabrak lari. Ia meninggal dunia. Kematian Bagong membuat ibunya depresi berat, dan Vantar rekannya tak percaya jika Bagong sudah mati.

Namun tiba-tiba Bagong kembali dengan wujud nyata untuk merawat ibunya yang depresi berat, dan ia tetap berteman dengan Vantar, sampai Vantar menemukan orang yang telah menabrak Bagong.

Meskipun mengisahkan manusia yang sudah mati, film ini tidak termasuk ke dalam genre horor. Ada nilai-nilai edukatif di dalamnya.

Film karya sutradara Wimbadi JP ini dibintangi oleh Kinaryosih, Dedi Sutomo, Ninik L Karim, Pritt Timothy dan Raditya Evans. Film ini akan main di bioskop mulai 10 Oktober 2019.

Share This: