Eksepsi Ahok Ditolak Seluruhnya oleh Hakim

Suasana Persidangan Ahok di Pengadilan Negeri Jakarta Utara
_
      Sidang ke tiga perkara penistaan agama atas tersangka Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok digelar kembali di PN Jakarta Utara pada Selasa, 27 Desember 2016.
      Majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara yang dipimpin Dwiarso Budi Santiarto menolak seluruh eksepsi/nota keberatan yang diajukan penasihat hukum dan terdakwa kasus dugaan penistaan agama, Basuki Tjahaja Purnama Ahok.

“Mengadili, satu, menolak terdakwa Basuki Tjahaja Purnama dan penasihat hukum terdakwa untuk seluruhnya,” ucap hakim Dwiarso dalam persidangan.

Selanjutnya, ‎PN Jakarta Utara menyatakan berkas perkara atas nama terdakwa Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dilanjutkan.

Setelah sidang putusan berakhir, majelis hakim memutuskan untuk melanjutkan persidangan ini pada 3 Januari 2017 dengan materi mendengarkan keterangan dari saksi-saksi dan untuk tempat berpindah dari Pengadilan Negeri Jakarta Utara ke Kementrian Pertanian, Jakarta Selatan.

Pemindahan persidangan tersebut telah disetujui berdasarkan SK Ketua MA No.221/KMA/SK/2016 atas permohonan dari Kajati DKI dan Kapolda Metro Jaya.

“Putusan ini, bukan tanpa sejumlah pertimbangan dari majelis hakim PN Jakarta Utara. Majelis hakim menilai dakwaan jaksa penuntut umum (JPU) telah jelas dan cermat” jelas Dwiarso.

Share This: