Film “11:11 – Apa Yang Kau Lihat”, Horor yang Berpadu Keindahan Alam.

_

Genre horor masih tetap menjadi primadona dalam perfilman Indonesia sampai tahun 2018 ini. Hasil perolehan penonton yang lumayan bagus di bioskop-bioskop membuat banyak produser ramai-ramai memproduksi film dengan genre ini.

Layar Production sebuah runah produksi yang telah lama vakum dari geliat dunia showbiz, juga tertarik untuk memulai debutnya dalam produksi layar lebar melalui sebuah film bergenre horor yang diberi judul singkat “11 : 11 – Apa Yang Kau Lihat?“.

“Ada beberapa alasan kami tertarik memproduksi film horor ini, pertama ceritanya menarik, berbeda dengan cerita-cerita film horor yang pernah ada. Kedua, kami akan melakukan syuting di laut, sesuatu yang belum pernah ada dalam film horor Indonesia. Dan yang ketiga, genre horor masih sangat diminati penonton, terutama oleh kalangan muda,” kata Fitrin Hapsari Sukainah, produser dari Layar Production, dalam acara syukuran yang berlangsung di XXI Plaza Senayan Jakarta, Kamis (28/6/2018).

Pendiri Layar Production Armein Firmansyah, ayah kandung Fitrin, secara khusus kepada Balaikita menjelaskan, film bergenre horor bisa diangkat dari mana saja, tidak melulu menggambarkan hantu-hantu yang sudah ada dan dikenal masyarakat seperti genderuwo, kuntilanak, pocong, kolongwewe dan lain sebagainya. Banyak kisah-kisah misteri menarik yang belum diangkat ke dalam film.

“Film yang akan kami buat bukan sekedar film horor yang menakut-nakuti orang di dalam rumah. Kami akan buat film yang bukan saja mencekam, tetapi juga menampilkan keindahan alam. Kami akan syuting di beberapa obyek wisata terkenal di Lampung, yakni di Pahawang dan Pulau Kiluan,” jelas Armein.

Situs Misterius.

Film ini mengisahkan tentang pemuda bernama Galih dan tiga orang sahabatnya yang suka bertualang, mengalami kejadian misterius, setelah mereka mengunjungi sebuah situs di Kawasan Tanjung Biru.

Dari kejadian misterius yang dialaminya itu mereka dapat memecahkan misteri situs kapal di perairan Karang Hiu di Kepuluan Tanjung Biru. Sepuluh tahun lalu, Dewi, ibu kandung Galih dan dua orang perompak hilang ditelan laut di situ.

Kerjasama.

Melihat latar belakangnya, Layar Production adalah perusahaan yang pernah membuat beberpa program televisi di masa lalu, antara lain infotainment “Kasus Selebriti”. Masuk ke layar lebar adalah pengalaman baru. Karena itu Layar Production pada produksi perdananya ini akan bekerjasana dengan Sinema Delapan, yang sudah berpengalaman memproduksi beberapa film bioskop.

“11: 11 – Apa Yang Kau Lihat” mengangkat cerita dan skenario karya Baskoro dan akan diutradarai oleh Andy Manopo, dengan para pemeran terdiri dari Rendy Kejaenet, Twindy Rarasati, Bayu Anggara, Fauzan Smith, Toriq dan Lady Nayoan. Film ini rencananya akan rilis pada November 2018.

 

 

 

 

 

 

 

 

Share This: