Film “Cek Toko Sebelah” Lampaui 2 Juta Penonton

balai-kita-photo-cts-penghargaan
Ernest Prakasa (kiri) mendapatkan hadiah berupa poster film "Cek Toko Sebelah" yang sudah dibingkai dari produser film Chand Parez Servia, di Jakarta, Senin (17/01/2017) - (Foto: HW)
_

Film Cek Toko Sebelah (CTS) produksi PT Kharisma Starvision, telah menjaring lebih dari 2 juta penonton. Sampai dengan Senin (16/1) film ini telah meraup 2.006.068 penonton. Diperkirakan jumlah itu terus naik, karena CTS masih main di bioskop.

Kegembiraan meliputi produser, seluruh pemain dan para kru yang terlibat dalam pembuatan film tersebut. Sebagai bentuk rasa syukur, pemeran Natalie dalam film tersebut Gisella Anastasia menjalankan nazar dengan mengamen di buskota. Ernest Prakasa sang sutradara dan penulis skenario berencana akan menggunduli rambutnya. Bahkan produser, Ir. Chand Parwes Servia, memberikan penghargaan berupa poster film CTS yang telah dibingkai rapi.

“Puji Tuhan film ini berhasil. Terima kasih kepada penonton yang telah datang ke bioskop,” kata Ernest di Jakarta, Senin. Menurut Ernest untuk filmnya ini memang ada 2 target yang ingin dicapai, yakni secara estetika dan artistic. Dan dua-duanya tercapai. Itu menurutnya tidak lepas dari dukungan produser yang begitu besar. Produser memenuhi segala kebutuhan baik dalam persiapan maupun di lokasi syuting.

Produser Chand Parwez mengatakan keberhasilan film ini merupakan berkat kerjasama seluruh tim. Ernest dan Meira Anastasia (isteri Ernest) dinilai banyak memiliki enerji positif. “Biasanya kalau kita membuat sesuatu, setelah selesai itu adalah ujung dari pekerjaan kita. Padahal itu baru mulai. Mendapatkan penonton jauh lebih penting daripada itu,” kata Parwez.

Parwez menilai film ini memiliki value luar biasa. Bukan hanya berhasil secara komersil, tetapi telah memberi inspirasi kepada banyak orang. “Sekarang di mana-mana orang berbicara tentang Cek Toko Sebelah. Kita berharap film ini tidak berhenti di angka dua juta, karena sekarang mendapatkan tiga juta penonton itu bukan hal aneh,” tambah Parwez.

CTS memang tidak semata-mata bergenre komedi. Film ini juga menampilkan drama dan pesan moral yang kuat. Penonton mungkin bisa memetik pelajaran dari kisah Koh Afuk (Che Kim Wah) dengan dua anaknya, Erwin (Ernest Prakasa) dan Yohan (Dion Wiyoko). Di mana sebagai pemilik toko, Koh Afuk ingin mewariskan tokohnya kepada Erwin, anak kedua yang sukses dalam karier. Padahal Yohan, anak si sulung lebih membutuhkan untuk kelangsungan hidup. (*)

 

 

 

 

Share This: