Film “Ghost Writer”, Bila Hantu dan Manusia Berkolaborasi Dalam Berkarya

_

Genre horor tetap menjadi andalan produser untuk meraih penonton. Tak terkecuali pada Hari Raya yang akan datang dalam beberapa hari lagi.

Salah satu film horor yang aman main di hari lebaran adalah Ghost Writer, produksi PT. Starvision yang disutradarai oleh Bene Dion Rajagukguk, dan ceritanya ditulis oleh bersama oleh Bene Dion Rajaguguk dan Nonny Boenawan. Nonny adalah salah satu peserta di kelas menulis skenario yang digagas oleh Ernest.

Ghost Writer mengisahkan tentang Naya (Tatjana Saphira), seorang gadis penulis yang mengontrak sebuah rumah tua besar bersama adiknya.

Berbagai keanehan dialami oleh mereka, termasuk gangguan mahluk halus, hingga adik Naya ketakutan dan mengajak Naya pindah. Naya yang sudah membayar cukup mahal rumah itu, dan tabungannya menipis, tak setuju dengan ide adiknya. Naya memilih bertahan dan “berdamai” dengan hantu yang mengganggunya.

Suatu hari ketia ingin membetulkan kamarnya yang bocor, Naya menemukan sebuah buku diary. Buku tersebut berisi tentang rahasia kelam yang kisahnya menyayat hati.

Naya mendapatkan ide menulis novel dari buku tersebut. Tetapi ia malah mendapatkan gangguan makin serius. Ternyata buku diary tersebut adalah milik hantu Galih (yang diperankan oleh Ge Pamungkas).

Naya lalu mengajak dialog dengan hantu Galih. Ternyata Galih merespon. Belakangan Naya bahkan bisa melihat sosok Galih bila memegang buku tersebut dan kedua mahluk dari alam berbeda itu bersahabat.

Galih setuju catatan dalam diary diangkat ke dalam novel oleh Naya. Tapi setelah Naya mendapatkan kontrak dari penerbit, arwah Bening, adik hantu Galih yang mati tertabrak mobil, tidak setuju, karena novel itu akan menyayat perasaan orangtuanya yang masih larut dalam kesedihan dengan kematiannya.

Komedi.

Ghost Writer adalah sebuah film bergenre horor komedi. Menggambarkan tentang hantu, tetapi tidak sepenuhnya menakutkan. Bahkan penggambaran hubungan Naya dengan hantu Galih, termasuk dialog keduanya bisa membuat tertawa.

Unsur komedi sudah diisyaratkan sejak awal dengan tampilnya Ernest Prakasa, Arie Kriting, Muhadkly Acho dan Asri Welas. Namun dalam film ini peran mereka hanya sekedar bumbu penyedap, tidak menjadi faktor utama untuk membangun unsur komedi.

Entah kenapa penulis skenario maupun sutradara tidak memberi porsi yang lebih banyak untuk mereka guna menghdirkan warna komedi yang lebih kental. Sutradara seakan percaya dengan kekuatan skenario untuk memunculkan kelucuan lewat plot cerita yang memberi peran besar kepada pemain non comic.

Warna film ini akhirnya menjadi campur aduk, antara horor, drama dan komedi. Pertemuan antara hantu Galih dengan Bening atau antara mereka berdua dengan kedua orangtua Bening yang masih hidup, justru terkesan mengharukan.

Produksi PT Starvision ini bukan film pertama yang mengambil genre horor komedi. Sudah banyak film horor komedi yang dibuat, baik di Indonesia maupun di dunia.

Dalam kehidupan nyata, istilah ghost writer dipakai untuk orang menjalankan profesi sebagai penulis, tetapi berada di belakang layar.

Ghost writer adalah penulis professional, yang dibayar atau bekerja sebagaimana layaknya penulis lainnya, yaitu menulis buku, cerita, artikel, teks, pidato, dan jenis tulisan lain.

Bedanya dengan penulis biasa, ghost writer tidak mencantumkan namanya namun, mencantumkan nama orang lain yang membayarnya atau menggunakan jasanya. Ghost writer termasuk profesi yang bergengsi lho.

Di negara maju, para tokoh, politisi, selebritis, eksekutif, menyewa jasanya untuk menuliskan buku, artikel di media, sampai membuat autobiografi. Jasa ghost writer juga kerap dipakai untuk menulis lirik lagu sampai skenario film.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Genre horor tetap menjadi andalan produser untuk meraih penonton. Tak terkecuali pada Hari Raya yang akan datang dalam beberapa hari lagi.

Salah satu film horor yang aman main di hari lebaran adalah Ghost Writer, produksi PT. Starvision yang disutradarai oleh Bene Dion Rajagukguk, dan ceritanya ditulis oleh bersama oleh Bene Dion Rajaguguk dan Nonny Boenawan. Nonny adalah salah satu peserta di kelas menulis skenario yang digagas oleh Ernest.

Ghost Writer mengisahkan tentang Naya (Tatjana Saphira), seorang gadis penulis yang mengontrak sebuah rumah tua besar bersama adiknya.

Berbagai keanehan dialami oleh mereka, termasuk gangguan mahluk halus, hingga adik Naya ketakutan dan mengajak Naya pindah. Naya yang sudah membayar cukup mahal rumah itu, dan tabungannya menipis, tak setuju dengan ide adiknya. Naya memilih bertahan dan “berdamai” dengan hantu yang mengganggunya.

Suatu hari ketia ingin membetulkan kamarnya yang bocor, Naya menemukan sebuah buku diary. Buku tersebut berisi tentang rahasia kelam yang kisahnya menyayat hati.

Naya mendapatkan ide menulis novel dari buku tersebut. Tetapi ia malah mendapatkan gangguan makin serius. Ternyata buku diary tersebut adalah milik hantu Galih (yang diperankan oleh Ge Pamungkas).

Naya lalu mengajak dialog dengan hantu Galih. Ternyata Galih merespon. Belakangan Naya bahkan bisa melihat sosok Galih bila memegang buku tersebut dan kedua mahluk dari alam berbeda itu bersahabat.

Galih setuju catatan dalam diary diangkat ke dalam novel oleh Naya. Tapi setelah Naya mendapatkan kontrak dari penerbit, arwah Bening, isteri hantu Galih yang mati tertabrak mobil, tidak setuju, karena novel itu akan menyayat perasaan orangtuanya yang masih larut dalam kesedihan dengan kematiannya.

Komedi.

Ghost Writer adalah sebuah film bergenre horor komedi. Menggambarkan tentang hantu, tetapi tidak sepenuhnya menakutkan. Bahkan penggambaran hubungan Naya dengan hantu Galih, termasuk dialog keduanya bisa membuat tertawa.

Unsur komedi sudah diisyaratkan sejak awal dengan tampilnya Ernest Prakasa, Arie Kriting, Muhadkly Acho dan Asri Welas. Namun dalam film ini peran mereka hanya sekedar bumbu penyedap, tidak menjadi faktor utama untuk membangun unsur komedi.

Entah kenapa penulis skenario maupun sutradara tidak memberi porsi yang lebih banyak untuk mereka guna menghdirkan warna komedi yang lebih kental. Sutradara seakan percaya dengan kekuatan skenario untuk memunculkan kelucuan lewat plot cerita yang memberi peran besar kepada pemain non comic.

Warna film ini akhirnya menjadi campur aduk, antara horor, drama dan komedi. Pertemuan antara hantu Galih dengan Bening atau antara mereka berdua dengan kedua orangtua Bening yang masih hidup, justru terkesan mengharukan.

Produksi PT Starvision ini bukan film pertama yang mengambil genre horor komedi. Sudah banyak film horor komedi yang dibuat, baik di Indonesia maupun di dunia.

Dalam kehidupan nyata, istilah ghost writer dipakai untuk orang menjalankan profesi sebagai penulis, tetapi berada di belakang layar.

Ghost writer adalah penulis professional, yang dibayar atau bekerja sebagaimana layaknya penulis lainnya, yaitu menulis buku, cerita, artikel, teks, pidato, dan jenis tulisan lain.

Bedanya dengan penulis biasa, ghost writer tidak mencantumkan namanya namun, mencantumkan nama orang lain yang membayarnya atau menggunakan jasanya. Ghost writer termasuk profesi yang bergengsi lho.

Di negara maju, para tokoh, politisi, selebritis, eksekutif, menyewa jasanya untuk menuliskan buku, artikel di media, sampai membuat autobiografi. Jasa ghost writer juga kerap dipakai untuk menulis lirik lagu sampai skenario film.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Share This: