Film Horor Masih Disukai

_

Film bergenre horor, masih tetap disuakai oleh masyarakat. Selain genre komedi, tema horor termasuk jenis film yang berhasil menjadi box office di Indonesia. Sebut saja misalnya Danur (2.736.137 penonton), Jailangkung (2.550. 271 ) dan The Doll (1.226.874).

Keberhasilan genre horor tak pelak mendorong produser film di Indonesia untuk terus memproduksi film jenis ini. Setelah Jailangkung, The Doll, Rumah Kucing, Petak Umpet Minako dan lainnya, Pengabdi Setan sudah siap masuk bioskop.

“Tentu tidak semua film horor berhasil. Yang dibuat dengan serius, bagus, tentu disukai penonton,” kata Rocky Soraya, produser The Doll 1 dan 2.

Kini perusahaan film yang dimilikinya tengah siap-siap memproduksi film Mata Batin, yang akan dibintangi oleh Jessica Milla, Deny Sumargo, Citra Prima, Epy Kusnandar dan lain-lain.

Film ini mengisahkan tentang gadis bernama Alia yang memutuskan untuk kembali ke Jakarta dari Bangkok begitu kedua orang tuanya meninggal.

Ia dan Abel, adiknya yang masih remaja, pindah ke rumah masa kecil mereka yang jauh dari tengah kota. Tapi Abel yang sering merasa aneh dan ketakutan, tidak menyukai rumah itu Katanya, di sana ada ‘yang lain’ selain mereka.

Dayin, pacar Alia yang menemani Alia, tidak pernah menghiraukan Abel. Tapi Sikap Abel semakin mengkhawatir kan. Merasa harus menolong Abel, Alia berniat untuk membawa Abel ke psikiater. Tapi Abel menolak dan ia bilang kalau ia bisa melihat ‘mereka yang sudah mati’ karena mata batinnya sudah terbuka sejak kecil.

Abel mengajak Alia menemui Bu Windu, seorang paranormal yang selama ini membantu Abel. ingin membuktikan semua hal yang baginya tidak masuk akal ini, Alia meminta Bu Windu untuk membuka mata batinnya.

Perlahan-lahan, Alia pun mulai mengalami keiadlan-keiadian yang tidak biasa. Ia mulai melihat sosok yang tidak bisa dilihat orang lain, dan kehadiran ‘orang’ yang minta tolong padanya.

Film karya Rocky Soraya ini dipersiapkan dengan sangat matang dan menggunakan peralatan yang canggih. Film Mata Batin ini juga akan menyuguhkan adegan-adegan yang seram dan mencekam disetiap scenenya. Desainer kostum di tangani langsung oleh Luna Maya sedangkan penggarapan musik dan skoring dipercayakan kepada Randy Danistha dan Nara.

Share This: