“Sweet 20”, Diadaptasi Dari Film Korea “Miss Granny”.

Ir. Chand Parwez Servia (kiri) bersama artis Tatjana Saphira. (HW)
_

Salah satu film Indonesia yang akan meramaikan Hari Raya Idul Fitri mendatang adalah Sweet 20 produksi Starvision, arahan sutradara Oddy C Harahap dengan penulis skenario Upi Avianto. Turut terlibat dalam kerjasama produksi CJ Entertainment dari Korea Selatan.

Film bergenre komedi situasi Sweet 20 mengisahkan tentang perempuan bernama Fatma (70 tahun) yang mendadak berubah menjadi gadis cantik berusia 20 tahun, setelah difoto di sebuah studio foto antik.

Meskipun telah berubah menjadi gadis muda yang cantik, perilaku dan perasaan Fatmawati tetap tidak berubah, termasuk kepada Hamzah, duda manula yang mencintainya.

Selanjutnya Fatma harus menyesuaikan diri dengan lingkungan dan orang-orang di sekitarnya, termasuk kepada anak, menantu, cucu, dan lelaki yang mencintainya, walau pun ia harus bersusah payah untuk melawan perasaannya.

Sweet 20 diadaptasi dari film Korea Miss Granny, yang telah dibuat di 6 negara, antara lain Jepang, Vietnam dan Thailand, dengan judul berbeda dan disesuaikan dengan situasi dan kondisi negara masing-masing.

“Tantangannya cerita ini sudah adaptasi ke 6 negara, dan sukses. Dan saya mencoba membuat ini dengan memasukan konten lokal,” kata sutradara Oddy C. Harahap usai pemutaran Sweet 20 untuk wartawan di bioskop CGV Grand Indonesia Jakarta, Jum’at (16/6/17).

Pemeran Hamzah, aktor kawakan Slamet Rahardjo mengaku banyak mendapat kritik karena mau main dalam sebuah film adaptasi. Tapi Slamet berkilah, bukan hal tabu untuk main dalam film yang ceritanya diadaptasi dari film lain yang pernah dibuat, demi kemajuan film Indonesia.

“Saya main dalam Machbet, Romeo and Juliet, Shakespeare. Jadi tidak apa-apa dong main film ini. Kalau Indonesia mau maju, kita harus siap main dalam film seperti ini. Kalau nanti ada yang tanya apa ibukota Indonesia, saya akan bilang Asean,” tandas Slamet.

Slamet berharap hari lebaran nanti semua orang akan datang ke bioskop untuk menonton film ini.

“Hari lebaran itu tempat kita tertawa dan menangis sekaligus karena hari lebaran adalah saat bergembira dan sedih. Ini adalah film yang tepat untuk mengekspresikan perasaan itu,” kata Slamet.

Film ini semula akan memakai judul Happy Forever. Tetapi belakangan diubah menjadi Sweet 20. Menurut Chand Parwez Servia dari Starvision, banyak sekali judul yang ditawarkan, sampai akhirnya dia mmemutuskan menggunakan judul Sweet 20.

‘Ceritanya manis. Dan saya lihat Tatjana yang paling manis dari pemeran dalam film serupa yang dibuat di negara lain. Judul adalah doa, semoga hasilnya akan manis,” kata Parwez.

Sweet 20 dibintangi antara lain oleh Tatjana Saphira, Aliando, Slamet Rahardjo, Niniek L Karim, Lukman Sardi, Cut Mini dan Alexa Key.

Share This: