GKR Hemas: KPP Harus Bisa Tingkatkan Peran dan Jumlah Perempuan di Parlemen

GKR Hemas (Foto: HW)
_

Kaukus Perempuan Parlemen (KPP) harus bisa meningkatkan peran perempuan di Lembaga Legislatif. Selain itu KPP harus bisa meningkatkan jumlah perempuan di legislatif.

Hal itu disampakan oleh Ketua Presidium Nasional Kaukus Perempuan Parlemen, GKR Hemas, ketika ditemui usai rapat persiapan Konas KKP II di gedung parlemen Jakarta, Selasa (14/11/2017) sore.

Konas KPP III akan dibuka di Gedung Parlemen Senayan Jakarta, pada Kamis (16/11), dan pelaksanaan beberapa sidang akan dilangsungkan di Wisma Bidakara, Pancoran, Jakarta. Diperkirakan sekitar 800 peserta akan mengikuti kegiatan ini.

GKR Hemas menjelaskan, dalam setiap periode, lima tahun, di tengah-tengah diseelenggarakan pertemuan nasional. Ia berharap Kaukus Perempuan Parlemen perlu penajaman tujuan, khususnya untuk meningkatkan kualitas dalam melaksanakan tugasnya, dan pemahaman untuk bisa melaksanakan tugas sebagai anggota parlemen.

Mengenai target yang ingin dicapai di dalam konsolidasi nasional ini, menurutnya, KPP harus dapat membedah persoalan-persoalan di daerah, baik di provinsi maupun kabupaten kota.

“Dari hasil pembedahan itu kita akan tahu persoalan-persoalan apa yang perlu prioritas penanganan dan perhatiaan, lalu kita rumuskan cara mengatasinya,” katanya.

Konas III KPP akan dibuka oleh Ketua Presidium, GKR Hemas. Dalam sambutannya GKR Hemas akan menyampaika topik “Konsolidasi Nasional dan Upaya Membangun Kultur Politik yang Beradab”. Dilanjutkan Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan, menyampaikan pidato kebangsaan.

Selanjutnya adalah materi tentang kiprah perempuan politik dan siasat memenangkan lebih banyak kursi parlemen untuk perempuan.
Antara lain, “Refleksi Capaian dan Tantangan Perempuan Parlemen Menghasilkan Kebijakan Berperspektif Gender”, “Pencalonan Anggota Legislatif dan Peta Daerah Pemilihan”, “Strategi dan Manajemen Kampanye”, sampai “Pengawalan Suara dan Mekanisme Pengaduan Kecurangan Pemilu”.

Di luar agenda yang terlihat hendak memenangkan sebanyak mungkin kursi di Pemilu mendatang, ada juga pembahasan
“Perkembangan RUU Penghapusan Kekerasan Seksual/Kebijakan Terkait Perlindungan Korban Kekerasan Seksual”.

Acara diakhiri Jumat petang, 17/10, dengan agenda pembacaan Rekomendasi Konas III KPP RI. (*)

 

 

Share This: