Honorary Award Sinematek Indonesia dan 25 Tahun YPPHUI

Kepala Sinematek Indonesia Akhlis Surapati dan Ketua YPPHUI Irwan Usmar Ismail usai penandatangan kerjasama dengan Dirut PFN Judith Dipodiputro.
_

Bertempat di Cinema Hall Pusat Perfilman Indonesia H. Usmat Ismail (PPHUI), Kuningan Jakarta, Selasa (17/12/2019) Sinematek Indonesia memberikan penghargaan kepada insan film dan institusi perfilman yang berjasa bagi perkembangan perfilman dan bagi Sinematek Indonesia, sekaligus acara syukuran 25 tahun Yayasan PPHUI.

Hadir dalam kesempatan itu Ketua GPBSI Djonny Syafrudin, SH, Ketua YPPHUI Irwan Usmar Ismail, Dirut PFN Judith Dipidiputro, Ketua KFT Gunawan Paggaru, Pengurus PPFI Harry Simon, dan beberapa tokoh perfilman lainnya. Nampak pula aktris lawas Doris Callebaut dan anaknya Jelita Callebaut.

Selain pemberian penghargaan, dilakukan penandatanganan kerjasama antara Sinematek Indonesia dengan PFN, untuk memasarkan film-film Indonesia ke mancanegara.

“Sudah ada dua belas negara yang akan menjadi tujuan pemasaran Indonesia. Mudah-mudahan kerjasama ini dapat membantu mengembangkan perfilman Indonesia,” kata Judith.

Ketua Sinematek Indonesia Akhlis Surapati dalam orasinya mengatakan betapa pentingnya perfilman bagi suatu negara, untuk membawa nilai-nilai budaya dan membangun kesadaran sebuah bangsa.

Acara 25 tahun YPPHUI juga ditandai dengan pemutaran film-film Indonesia bernafaskan perjuangan, seperti Fadhillah, Para Perintis Kemerdekaan, Marsinah,  Budak Nafsu, Violleta, Kereta Api Terakhir dan Enak Tho Zamanku 

Share This: