Ikke Nurjanah, Teuku Zaki dan Reisa Broto Asmoro Jadi Duta Gizi

_

Penyanyi dangdut Ikke Nurjanah, bintang film dan sinetron Teuku Zaki serta Dokter cantik yang pernah menjadi Puteri Lingkungan  dan Puteri Indonesia 2010, Reisa Broto Asmoro, diukukuhkan sebagai Duta Gizi Indonesia oleh Perhimpunan Pakar Gizi dan Pangan (PERGIZI PANGAN) Indonesia.

Pengukuhan berlangsung Kamis (9/2/2020) pagi yang disiarkan langsung melalui aplikasi konperensi online Zoom, diikuti oleh peserta lebih dari 150 orang termasuk kalangan media, dan dilakukan langsung oleh Ketua Pergizi, Prof. Dr. Ir. Hardinsyah.

Sebagai Duta Gizi, ketiganya akan melakukan tugas berbeda, yakni: Ikke Nurjanah melakukan sosialisasi melalui lagu tentang gizi berirama dangdut yang dibawakannya, Teuku Zaki bertugas untuk mencegah stunting dan Reiza Broto Asmoro ke bidang gaya hidup.

Pergizi berharap ketiganya dapat melakukan sosialisasi dan mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menngkonsumsi makanan dengan asupan gizi seimbang dan menjalani gaya hidup sehat, agar memiliki kebugaran dan ketahanan tubuh, terutama di tengah pandemi covid-19 atau virus corona yang sekarang tengah melanda dunia.

“Kita berharap melalui mereka kesadaran masyarakat mengenai pentingnya gizi akan terbangun. Gizi itu tidak perlu mahal, yang penting kita tahu bahan-bahannya dan bagaimana cara mengolahnya, untuk menjadi makanan yang lezat dan sehat,” kata Prof. Hardinsyah.

Ikke Nurjanah mengaku bangga ditunjuk sebagai Duta Gizi, karena dengan begitu dirinya bisa ikut berpartisipasi untuk memperbaiki gizi masyarakat, walalu pun hanya melalui lagu yang dinyanyikannya.

“Saya sangat bangga berada di forum ini, karena saya bisa ikut berpartisipasi dalam program yang sangat berguna bagi masyarakat. Walau pun keahlian saya hanya menyanyi, tetapi lirik lagu yang saya nyanyikan mengandung edukasi yang sangat penting bagi masyarakat, untuk menjalani gaya hidup bersih dan sehat, serta mengkonsumsi makanan-makan bergizi,” kata Ikke.

Teuku Zaki berjanji akan berusaha maksimal menjalankan tugasnya, melalui kemampuan diri dan media yang dimilikinya. Indoensia, menurut Teuku Zaki, merupakan negara kelima terbesar yang memiliki penduduk bertubuh stunting di dunia. Dengan peningkatan gizi masyarakat, dia berharap secara bertahap jumlah penderita stunting (tubuh pendek) akan terus menurun.

“Saya akan terus mengeduksi masyarakat. Salah satunya melalui program memasak di rumah,” kata Teuku Zaki.

Konperensi melalui aplikasi zoom tesebut selain diikuti oleh pengurus Pergizi Pangan, 150 relawan gizi dari seluruh Indonesia, juga diikuti oleh beberapa pejabat dari Kementerian Kesehatan, dari Staf Khusus Presiden, Kepala Daerah dan beberapa isteri Kepala Daerah.

Walikota Bogor Bima Arya yang saat ini masih dirawat di RSUD Bogor karena terpapar virus corona, ikut memberikan pesan-pesannya. Selain itu juga ada isteri Gubernur NTT Julie Victor Laikosdat, Isteri Gubernur Bangka Belitung Melati Erzaldi dan isteri Walikota Bogor Yane Ardian.

Baik Kepala Daerah maupun isteri-isteri Kepala Daerah menyambut baik lahirnya Layanan Edukasi dan Konsultasi Online Pangan Aman Bergizi dan Hidup Bugar (LEKA BERGIZI BUGAR) dan berjanji akan mendukung program ini.

Menurut Prof Dr Hardinsyah MS, program Bhakti PERGIZI PANGAN Bagi
Negeri yang dilakukan melalui Layanan Edukasi dan Konsultasi Online Pangan Aman Bergizi dan Hidup Bugar (LEKA BERGIZI BUGAR) terdiri dari lima (5) kegiatan yaitu :

1) Edukasi via infografis dan tulisan singkat popular di media online kemudian
diunggah diberbagai media social

2) Diskusi dan seminar popular online, dengan menampilkan naras umber pakar gizi dan pangan serta public figure (Teuku Zacky) dan tohoh yang memberi  keteladanan dengan fakus utama gizi cegah stunting.

3) Chat dan Live Chat konsultasi di web pergizi.org tentang Gizi, Makanan dan
Gaya Hidup Sehat oleh Dietisien dan Nutritionis dengan special guest dr Reisa  Broto Asmoro

4) Konsultasi online via Whatsapp dan telepon di berbagai Provinsi di Indonesia dengan melibatkan 150 relawan konsultan PERGIZI PANGAN Indonesia dengan kualifikasi minimal dietisien atau berpendidikan magister bidang gizi, pangan atau kesehatan yang berpengalaman dari Aceh sampai Papua;

5) Edukasi dan promosi Gizi Seimbang dan Isi Piringku melalui musik/lagu oleh oleh Ikke Nurjanah.

Ketua Panitia Dr Zuraidah Nasution MSc menyampaikan bahwa, secara
umum kelompok sasaran Layanan Edukasi dan Konsultasi Online Pangan Aman Bergizi dan Hidup Bugar (LEKA BERGIZI BUGAR) ini adalah remaja dan dewasa dari umur 10 tahun ke atas. Di dalam kelompok sasaran ini termasuk remaja, ibu hamil, ibu menyusui, ayah, ibu, lansia, atau seseorang dewasa yang konsul untuk anaknya atau anggota keluarganya yang sulit berkomunikasi bila langsung konsultasi kepada konsultan.

Kegiatan konsultasi ini mengedepankan strategi preventif dan promotif, bukan
terapi. Pada prinsipnya alokasi waktu kegiatan LEKA BERGIZI BUGAR adalah pada pukul 8.00 pagi sampai pukul 17.00 waktu setempat mulai tanggal 9 April sampai tanggal 30 Juni 2020 (selama 3 bulan).

Pandemik penyakit Covid-19 saat ini telah menyebabkan banyak perubahan, ketidak-pastian dan tantangan kehidupan, termasuk di Indonesia.

Menurut Prof Dr Hardinsyah MS, Ketua Umum PERGIZI PANGAN Indonesia, ada dua strategi pengendalian Covid-19: Pertama, penguatan imunitas dan kebugaran tubuh, yang hal ini amat ditentukan oleh konsumsi pangan yang amandan bergizi serta aktifitas dan istirahat yang cukup. Kedua, menjauhkan diri dari potensi paparan virus penyebab dengan cara menggunakan masker, menjaga kebersihan diri dan lingkungan, menjaga jarak antar orang (social or physicaldistancing), dan melakukan karantina sendiri, isolasi sendiri, #diRumahAja dll.

 

Share This: