Ina Marika Sampai Lupa Dengan Karakter Sendiri.

_

Memerankan sebuah karakter dalam film memang mengasyikan. Pemain harus menanggalkan ego dan kebiasaannya sendiri.

Itulah yang harus dilakukan Ina Marinka, remaja cantik pemeran tokoh Zahra dalam film Moonrise Over Egypt (MOE), produksi TBS Film. Zahra adalah seorang mahasiswa asal Malaysia di Kairo Kairo yang ikut mendukung kemerdekaan Indonesia.

“Sayasangat berkesan dengan ini. Saya jadi tahu tentang Melayu dan Haji Agus Salim,” kata Ina tentang film yang dibintanginya, di Jakarta belum lama ini.

MOE merupakan sebuah film drama yang mengisahkan diplomat Indonesia dalam mencari dukungan atas kemerdekaan Indonesia. Salah satunya adalah H. Agus Salim. Diplomat Indonesia asal Minangkabau yang sangat terkenal.

Namun karakter Zahra yang diperankan Ina adalah tokoh fiktif. Dalam pembuatan film, biasa terjadi muncul tokoh fiktif untuk sebuah film berlatarbelakang sejarah.

“Dulu sejarah itu lewat begitu saja dalam pikiranku. Ternyata sejarah itu menarik. Saya menikmati belajar sejarah sekarang,” kata Zahra yang sempat mengikuti syuting selama dua  bulan.

Meskipu  Zahra tokoh fiktif, Ina harus serius memerankannya. Ia harus menemukan karakter Zahra  yang berbeda dengan dirinya. Saking seriusnya mendalami karakter Zahra, Ina sampai lupa dengan karakter dirinya sendiri.

“Zahra itu dimluar zona nyaman saya, karena berbeda demgan karakter saya. Setelah saya masuk saya malam lupa dengan karakter saya sendiri. Saya sampai kesal. Tapi akhirnya saya sadar bahwa Zahra itu milik saya. Sayalah yang membentuknya,” kata gadis kelahiran Jakarta, 6 Januari 1999 ini.

Ina mengawali karier dengan membintangi FTV Cinderella Rasa Cokelat. Selain itu juga ia pernah membintangi Serial Masa Asyik yang ditayangkan di stasiun televisi RTV. Namanya semakin luas dikenal setelah ia bermain dalam sinetron Pacarku Dari Lamgit memerankan tokoh Venus.

Share This: