Tanggapi Keinginan Amien Rais: KPK Hindari Bertemu Dengan Pihak Berperkara

_

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Pihak KPK menyatakan sangat menhindari pertemuan dengan pihak yang berperkara. Pernyataan KPK itu disa paikam untuk menanggapi  rencana Amien Rais bertemu dengan pimoinan KPK,

“Pimpinan KPK sangat menghindari pertemuan dengan pihak yang terkait dengan perkara,” ungkap Juru Bicara KPK, Febri Diansyah saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat (2/6/2017).

Febri menjelaskan,   kalaupun yang bersangkutan ingin melaporkan atau memberi informasi indikasi TPK, bisa disampaikan di bagian pengaduan masyarakat/dumas KPK.

Sebelumnya Amien Rais menyatakan berencana akan mendatangi KPK, pada Senin esok (5/6) untuk menjelaskan duduk perkara penerimaan uang Rp 600 juta, yang telah disebutkan dalam sidang tuntutan terhadap Mantan Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari.

“Karena itu pada Senin mendatang saya akan berkunjung ke Kantor KPK, untuk menjelaskan duduk persoalannya. Saya dipanggil KPK padahal saya masih umroh, saya khawatir dianggap lari dari tanggung jawab,” ungkap Amien saat menggelar Konferensi Pers di Kediamannya di Kawasan Gandaria Jakarta Selatan, Jumat Pagi (2/6/2017).

Nama Amien Rais muncul dalam pembacaan tuntutan pada Rabu (31/5) lalu.  Amien Rais menerima uang sebesar Rp600 juta yang disalurkan oleh Nuki Syahrun melalui Sutrisno Bachir Foundation (SBF).

Mantan Umum Partai Amanat Nasional (PAN) itu

, Dimana Nuki Syahrun merupakan ketua SBF yang juga ipar dari Sutrisno Bachir yang saat itu menjabat sebagai ketua PAN (2005-2010). Suami Nuki, Rizaganti Syahrun merupakan teman dari Direktur Utama

PT Mitra Medidua Andi Krisnamurti yang menjadi supplier alat kesehatan bagi PT Indofarma Tbk selaku pemenang pengadaan alkes untuk buffer stock di Kemenkes. Dalam proyek itu ada aliran dana untuk Amien Raisn sebesar Rp.600 juta.

Dalam tuntutan yang dibacakan jaksa KPK, rekening Amien Rais enam kali menerima transfer uang. Setiap kali transfer, Amien menerima Rp 100 juta. Rekening Amien Rais tercatat pertama kali menerima pada 15 Januari 2007. Amien Rais terakhir menerima pada 2 November 2007.

Share This: