Intaro Dukung Penuh Penyelenggaraan Parfi Award 2020

_

MBX, sebuah holding company berkedudukan di Bali yang menerbitkan mata uang digital Intaro crypto currency, berkomitmen mendukung penuh penyelenggaraan PARFI Award 2020 yang akan diadakan di Bali pada tahun 2020 mendatang.

Komitmen itu ditegaskan oleh CEO MBX I Wayan Sandiasa dalam wawancara khusu dengan balaikita.com baru-baru ini. I Wayan Sandiasa selama seminggu lebih berada di Jakarta pada tanggal 10 Oktober 2019 lalu, dan datang ke Sekretariat Panitia PARFI Award di Jl. Bambu Apus Raya No.53 Jakarta, sekaligus menyaksikan pembuatan materi promo untuk roadshow PARFI award yang rencananya akan diadakan di 10 kota di Indonesia.

“Tentu saja Intaro akan mendukung penyelenggaraan PARFI Award sepenuhnya, baik secara moril maupun materil. Kami percaya penyelenggaraan event ini akan berjalan dengan baik, dan kami bisa bersinergi dengan panitia yang kami lihat sudah bekerja bersungguh-sungguh,” kata Wayan kepada balaikita, Selasa (10/12/2019) malam.

Menurut Wayan, dukungan pihaknya tidak perlu diragukan lagi, karena sejak awal ide ini dicetuskan hingga launching PARFI Award yang diadakan bersamaan dengan launching mata uang digital Intaro Crypto Currency di Lapangan Renon, Denpasar, Bali pada Minggu (10/11/2019) merupakan bukti bahwa pihaknya sangat mendukung event yang diadakan oleh Persatuan Artis Film Indonesia (PARFI) Pimpinan aktor Soultan Saladin.

“Saya juga mengharapkan dukungan semua pihak agar acara ini berjalan dengan baik, demi kemajuan perfilman Indonesia juga. Terus terang kami di Bali sangat antusias, dan kami juga memiliki keinginan untuk berkecimpung secara nyata dalam membangun dan mendukung ekosistem perfilman nasional, di Bali.

Acara puncak PARFI Award rencananya akan diadakan pada tanggal 10 Maret 2020 di Bali. Sebelum itu panitia akan mengadakan roadshow di 10 kota besar di Indonesia, untuk mempromosikan kegiatan ini termasuk perfilman Indonesia.

“Roadshow ini perlu untuk mendapatkan dukungan dari masyarakat di berbagai daerah, dan menjadi ajang silaturahmi kami insan film kepada masyrakat, yang selama ini sudah jarang dilakukan. Kita tidak ingin menyelenggarakan suatu kegiatan secara eksklusif tanpa masyarakat merasa ikut memiliki. Kita buang jauh-jauh sifat eksklusivisme itu karena perfilman juga membutuhkan masyarakat,” kata Ketua Panitia Penyelenggara PARFI Award, Firman Nurjaya.

Share This: