Jadi Tersangka di KPK, Syamsu Umar Menang dalam Pilkada Buton

Syamsu Umar Ahmad Samiun. (Foto: kabarbuton.com)
_

Tengah di tahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas kasus dugaan pemberian suap kepada mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Akil Mochtar, Samsu Umar Abdul Samiun memperoleh 27.512 suara dalam pemilihan Bupati-Wakil Bupati Buton.

Menanggapi hal tersabut, Juru Bicara KPK, Febri Diansyah mengungkapkan bahwa pihaknya akan tetap melakukan proses hukum terhadap Syamsu Umar.

“Proses hukum tetap berlanjut, meskipun dirinya menang dalam pemilukada di Buton,” ungkapnya di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (16/2/2017).

Lebih lanjut terkait dengan apakah ada kemungkinan untuk membatalkan kemenangan samsu tersebut, dirinya mengungkapkan bahwa pihaknya tengah melakukan koordinasi dengan KPUD terkait masalah tersebut.

Syamsu Umar merupakan calon tunggal yang melawan kotak kosong di Pilkada. Data dari real count sementara KPU yang didapat dari laman resmi KPU, Kamis (16/2/2017), Syamsu dan pasangannya, La Bakry, memperoleh 27.512 suara, sedangkan ada 22.438 suara untuk kotak kosong. Ada total suara sah 49.959 dan total suara tidak sah 655.

Syamsu Umar merupakan tersangka dalam kasus dugaan pemberian suap kepada mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Akil Mochtar. Dirinya diduga memberi suap Rp 2,989 miliar untuk memuluskan perkara sengketa Pilkada Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara, di MK pada 2011.

Share This: