Jangkar Bejo Banten Nilai Samsudin Mandja Layak Jadi Pembantu Presiden

_

Sekertaris Jangkar Bejo Banten Mohamad Rohim berharap Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai dapat memilih menteri yang benar-benar tahu kondisi masyarakat di bawah, untuk menjadi pembantunya selama 5 tahun ke depan.

Rohim berharap Jokowi dalam menyusun kabinet ‘ benar-benar pertimbangan yang sangat matang sehingga bisa mengedepankan azaz manfaat untuk kebaikan semata.  Sedikit saja salah langkah, tidak menutup kemungkinan Jokowi akan direpotkan oleh para pembantu pilihannya tersebut.

“Kita tahu Pak Jokowi adalah orang baik.  Beliau dengan tulus tanpa reserve mencurahkan waktu dan pikirannya untuk membangun memajukan Indonesia. Oleh karnanya, langkah baiknya bila unsur kapasitas, kapabilitas, integritas, track record serta asal usul daerah dan profesi dapat menjadi pertimbangan Pak Jokowi dalam memilih menteri,” kata Rohim (4/8/2019).

Rohim mengatakan, unsur balas budi terhadap seseorang tidak perlu menjadi penentu utama Presiden Jokowi dalam memilih menteri. Karena tidak mungkin Jokowi hanya memikirkan balas budi pada seseorang, lantas harus jadi seorang menteri.

Rohim menilai ketua umum jangkar Bejo Samsudin Mandja layak di pertimbangkan untuk menjadi pembantu presiden 5 tahun kedepan karena dia adalah pigur pemimpin yang mau bekerja langsung belusukan ke masyarakat sehingga dia benar-benar memahami betul kondisi masyarakat bawah .

Dengan latar belakang relawan, pengusaha dan Ketua DPP Partai Golkar Bidang PP Provinsi Papua, Samsudin Mandja akan mampu membantu presiden Jokowi yang bekerja serba cepat dan detil dalam menjalankan tugas-tugasnya untuk mewujudkan Indonesia sejahtera.

“Pak Samsudin Mandja adalah tokoh Pemimpin yang bijaksana dan loyalitas tinggi. Kami sebagai pribadi dan pengurus relawan jangkar Bejo Banten merasa yakin, jika pak Jokowi berkenan menjadikan Samsudin Mandja sebagai pembantu, dia akan amanah dalam menjalankan tugasnya. Namun itu sepenuhnya menjadi hak pak presiden,” kata Rohim.

Share This: