Jelang Mudik, Pengguna Jalan dihimbau waspada saat melintasi perlintasan KA

Insiden tabrakan antara Kereta Api dengan Mobil box di kawasan Pasar Senen Jakarta Pusat, Selasa (13/6)
_

 

Berkaca pada kejadian kecelakaan antara mobil dengan kereta api di Jalan Kembang Pacar, Kramat, Senen pada Selasa (13/6), Direktur Jenderal Perkeretaapian, Prasetyo Boeditjahjono mengingatkan pengguna jalan raya agr lebih waspada melintasi perlintasan kereta api, saat mudik lebaran.

“Dijaga atau tidak, pengguna jalan raya diharapkan lebih waspada dalam berlalu lintas pada perlintasan kereta api. Khususnya pada saat mudik Lebaran, di saat frekuensi KA paling tinggi. Karena sepanjang jalur mudik, baik lintas utara maupun lintas selatan Jawa, akan banyak perlintasan KA. Patuhi rambu dan marka jalan. Tertib berlalu lintas kunci utama. Dan jangan lupa, kondisi pengemudi harus prima dan cek kondisi kendaraan sebelum berkendara”, ujarnya di Jakarta, Rabu (14/6/2017).

Sebagai bentuk kepedulian untuk peningkatan keselamatan selama masa Angkutan Lebaran 2017, dipasang spanduk-spanduk himbauan kepada pengemudi jalan raya pada perlintasan KA di Pulau Jawa dan Pulau Sumatera.

Hal ini sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) No. PM 36 Tahun 2011 tentang Perpotongan dan/atau Persinggungan.  (Permenhub) itu menyebutkan, antara Jalur Kereta Api dengan Bangunan Lain, perlintasan sebidang, harus dilengkapi dengan rambu berupa rambu peringatan dan rambu larangan; marka jalan berupa marka melintang, marka membujur, marka lambang, pita penggaduh; dan alat pemberi isyarat lalu lintas, berupa isyarat lampu dan isyarat suara; serta petugas penjaga pintu perlintasan, yang harus dipatuhi pengendara.

“Hal ini agar pengendara memperlambat kendaraan dan berhenti pada perlintasan sebidang sebelum melintas,” paparnya.

Dijelaskannya, saat ini Kemenhub sedang melakukan kajian teknis untuk pembenahan perlintasan sebidang dengan merencanakan penutupan perlintasan sebidang, selain membangun flyover/underpass.

“Kemenhub juga berkoordinasi dengan Kementerian PUPERA, Pemerintah Daerah atau swasta, untuk penanganan perlintasan sebidang. Pada dasarnya penutupan perlintasan sebidang dan pembangunan underpass/flyover merupakan bagian dari fokus kerja Kementerian Perhubungan dalam mewujudkan keselamatan transportasi,” tukasnya.

Seperti diketahui, kecelakaan antara mobil dengan kereta api kembali terjadi pada perlintasan KA. Kali ini antara mobil box dengan KA lokal Walahar Ekspres relasi Tanjung Priok-Purwakarta pada pukul 17.03 WIB kemarin (13/06/2017). Kejadian kecelakaan tersebut terjadi di Jalan Kembang Pacar, Kramat, Senen.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, mobil boks dengan penumpang sebanyak 2 orang tersebut menerobos pintu perlintasan. Petugas penjaga pintu perlintasan (JPL) sempat berlari menuju kedatangan kereta untuk memperingatkan masinis KA.

Masinis sempat melakukan pengereman namun tabrakan KA dengan mobil boks tersebut tidak dapat dihindari. Hal ini sebabkan mobil terseret dan terbakar.

2 penumpang mobil boks meninggal dunia. Dalam kecelakaan tersebut, mobil boks dan satu kereta dari rangkaian KA Walahar Ekspress hangus terbakar. Tidak ada korban jiwa dari penumpang KA. Api baru dapat dipadamkan oleh tim pemadam sekitar pukul 18.00 WIB.

Share This: