Jokowi : Pengalaman Penting Untuk Menjadi Pemimpin!

_

Memiliki pengalaman merupakan unsur penting bagi seorang calon pemimpin. Tanpa memiliki pengalaman memimpin dari lingkup yang lebih kecil, seseorang yang akan menjadi akan mengalami kesulitan bila memimpin di tingkat yang lebih tinggi.

Calon Presiden nomor 1 Ir. Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan hal itu ketika memberi sambutan dalam deklarasi Gerakan Alumni UI untuk Jokowi – Amin, Sabtu (12/1/2019) di Plaza Tenggara Gelora Bung Karno Senayan, Jakarta.

“Saya mulai memimpin sebagai Walikota Solo. Ketika mengikuti pemilihan pertama kali, saya menang, walau kecil sekali. Tapi kan menang,” kata Jokowi di hadapan 10.000 masa pendukungnya,

“Pada pemilihan kedua, saya menang di atas sembilan puluh persen. Terus ke Jakarta, ikut pemilihan gubernur. Tidak ada yang kenal tapi menang. Lalu ikut Pilpres, menang lagi,” katanya.

Menurut Jokowi, tantangan yang dihadapi berbeda di setiap tingkat kepemimpinan. Karena itu, agar tidak kaget, seseorang harus memiliki pengalaman dari tingkat yang lebih kecil.

Alumni Universitas Indonesia secara resmi mendeklarasi-kan dukungan penuh bagi pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 01, Bapak Ir. H. Joko Widodo dan Prof. DR. Kyai H. Ma’ruf Amin untuk memimpin Indonesia selama periode 2019 – 2024.

Ketua Gerakan Alumni UI Untuk Jokowi – Amin, Fajar Soeharto, menjelaskan, “Hari ini kami luar biasa bahagia dan bersyukur karena telah menuntaskan sebuah kerja besar untuk menyuarakan aspirasi dan dukungan kami, Alumni UI yang mendukung Bapak Joko Widodo dan Bapak Ma’ruf Amin, untuk kemenangan beliau berdua di pemilu April mendatang.”

Deklarasi Alumni UI untuk Jokowi Amin dihadiri oleh sekitar 10.000 peserta yang terdiri dari Alumi UI dan sahabat-sahabat Alumni UI. Fajar mengatakan bahwa inisiatif yang diprakarsai oleh Alumni UI untuk Jokowi – Amin mendapat sambutan sangat baik dari kalangan luas.

“Kami percaya niat baik dan semangat kami menggalang deklarasi akan menjadi magnet dan inspirasi bagi siapapun pendukung paslon 01, sebagai calon presiden yang tegas membela NKRI, menjunjung tinggi Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika,” kata Fajar.

“Pembentukan gerakan secara terbuka mendukung paslon 01 digagas oleh para alumnus Universitas Indonesia yang secara pribadi berhimpun berdasarkan kehendak dan kesamaan pilihan politik kami,” kata Fajar.

Menurutnya, inisiatif untuk membuat deklarasi secara resmi, dirumuskan kira-kira dua bulan yang lalu.

“Kami meyakini paslon 01 merupakan pasangan calon yang paling tepat, diukur dari rekam jejak, integritas dan prestasi yang sudah nyata terbukti,” lanjut Fajar Soeharto.

Dion Nizar, selaku Penasehat Gerakan Alumni UI untuk Jokowi – Amin menjelaskan bahwa acara Deklarasi Alumni UI untuk Jokowi – Amin ini dilakukan oleh para alumni UI pendukung Jokowi – Amin namun didukung sepenuhnya oleh para alumni dari berbagai perguruan tinggi dan ormas serta komunitas yang tersebar di seluruh Indonesia.

“Deklarasi ini merupakan langkah awal yang akan kami lanjutkan dengan berbagai program kerja yang langsung terjun ke masyarakat. Kami mememanfaatkan jaringan yang kami miliki baik diantara para alumni UI maupun sahabat-sahabat kami dari berbagai universitas dan komunitas, seperti program layanan kesehatan, pendidikan politik, klinik hukum dan UMKM,” lanjut Dion Nizar.

Acara deklarasi hari ini diisi dengan menyanyikan lagu-lagu kebangsaan yang dipimpin oleh Addie MS; sedangkan deklarasi dibacakan oleh Lala Karmela dengan pemandu acara Gery Puraatmadja dan Putri Patricia.

Hadir juga pada acara ini para alumnus UI lintas generasi, dari alumnus tahun 50-an sampai generasi milenial. “Acara yang digaungkan oleh ribuan Alumni UI dan para sahabat ini mewakili keragaman kelompok, agama, suku, usia, dan golongan yang semua disatukan melalui kekayaan seni budaya Indonesia, dan diekspresikan lewat nyanyian lagu-lagu kebangsaan, serta pembacaan deklarasi.”

“Kami melakukan ini untuk mendukung Pak Jokowi dan Pak Ma’ruf Amin dan Demi Indonesia,” demikian Fajar Soeharto.

 

 

Share This: