Kapolri Tindak akan Tegas Dirkrimsus yang Abaikan Kenaikan Pangan Jelang Lebaran

_

Kapolri Jendral Pol Tito Karnavian menegaskan akan memberikan tindakan tegas bagi Direkorat Kriminal Khusus (Dirkrimsus) di kepolisian, yang membiarkan kenaikan harga pangan di daerah-daerah untuk atasi kestabilam harga selama Ramadhan 1438 H hingga Lebaran.

Fenomena  yang terjadi, menjelang Lebaran, harga-harga bahan pokok membumbung tinggi, dan stoknya pun kerap menghilang di pasaran.

“Kalo nanti di daerah harganya naik, kemudian tidak melakukan kegiatan apa-apa kemudian, tidak ada penindakan saya juga yang akan menindak Direskrimsus, dalam waktu satu bulan,” ungkap Kapolri di Mabes Polri Jakarta Selatan, Rabu (3/5/2017).

Tito juga meminta jajarannya segera mengekspos ke publik, jika ada temuan kenaikan harga di daerah untuk memberikan efek jera.

“Saya sudah sampaikan tadi para Diskrimusus Polda kalau ada pengungkapan segera di ekspos, Mabes juga di ekspos media ini untuk memberika efek jera,” bebernya.

Sebeulan  sebelum memasuki bulan puasa, Kaplori berjani akan tetap terus memantau harga pangan di setiap daerah. Ia menegaskan akan memecat jika Dirkrimsus di setiap Polda mengabaikan terjadinya kenaikan harga sembako.

“Jadi ini masih ada satu bulan menjelang Ramadhan, saya akan liat lagi. Kalau terjadi kenaikan tapi Dirkrimsusnya diem saja, saya akan ganti yang lebih keras lagi,”ungkapnya.

Untuk memantai harga dan stok pangan mejelang lebaran, Mabes Polri sudah membentuk Satgas Pangan yang bekerjasama dengan bekerjasama dengan Kemendagri, Mentan, Bulog,

Nantinya Satgas akan melakukan evaluasi setiap 2 minggu sekali, dan akan melakukan langkah-langkah preventif hingga penegakan hukum,  jika ditemukan adanya penyimpangan harga pangan yang terjadi selama Ramadhan hingga Lebaran.

Share This: