Kasus e-KTP: Dirut Quadra Sudah Serahkan Uang ke KPK

_

Direktur Utama PT Quadra Solution, Anang Sugiana Sudiharjo, mengatakan pernah menyerahkan sebesar 200 ribu dolar AS dan Rp. 1,3 Miliar ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Uang diserhkan Anang dengan cara mengirim ke rekening KPK, pada 28 Februari dan 8 Maret 2017. Anang awalnya tidak berniat menyerahkan uang ke KPK, lantaran uang itu menurutnya keuntungan proyek e-KTP yang akan diberikan kepada Paulus Tanos, Direktur Utama PT Sandipala Arthaputra.

“Ini sebenarnya utang pribadi saya sama Paulus Tanos. Tapi diminta penyidik KPK untuk dikembalikan ya saya kembalikan,” ujar Anang kepada Jaksa KPK Abdul Basir, dalam sidang e-KTP di Pengadilan Tipikor Jakarta, Pusat, Kamis (6/4/2017).

“Penyidik bilang, serahkan saja ke KPK. Nanti kalau Paulus tanya, suruh langsung berurusan sama KPK,” tambah Anang.

Anang adalah salah satu pimpinan perusahaan yang bergabung dalam konsorsium pemenang proyek pengadaan Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik (e-KTP), PNRI.
Dalam dakwaan disebutkan ada hal yang ganjil dalam pemenangan tender, karena sudah direncanakan oleh Andi Agustinus alias Andi Narogong, yang sudah menjadi tersangka di kasus ini.

Proyek pengadaan e-KTP ini dimenangkan oleh konsorsium Perusahaan Umum Percetakan Negara Republik Indonesia (Perum PNRI), yang terdiri atas Perum PNRI, PT Superintending Company of Indonesia (Sucofindo persero), PT LEN Industri (persero), PT Quadra Solution, dan PT Sandipala Arthaputra.

Share This: