Kata Bisma Karisma Tentang Kawin Lari.

Bisma Karisma (Foto: HW)
_

Bisma Karisma Salah satu personil grup musik SM*SH, merasa beruntung dipercaya untuk bermain dalam film daerah Sulawesi Selatan berjudul Silariang (Kawin Lari).

Dalam adat Bugis, Silariang merupakan perbuatan yang mendatangkan aib buat keluarga, menyinggung harga diri keluarga (sirri). Oleh karena itu pihak keluarga yang merasa dipermalukan, harus menebus rasa malu itu dengan badik. Ya badik, senjata khas Suku Bugis yang mematikan.

“Saya beruntung bisa terlibat dalam film itu sehingga saya bisa mengenal Budaya Suku Bugis, selasan Budaya Sunda,” kata pria kelahiran Bandung, 27 November 1990 itu.

Silariang mengisahkan percintaan sepasang anak muda bernama Yusuf (diperankan oleh Bisma) dan Zukaikha (Andania Suri).Meski pun Yusuf anak orang berada, tetapi keluarga Zulaikha tidak merestui karena Yusuf bukan berasal dari keluarga bangsawan. Namun cinta mereka tak bisa dipisahkan, keduanya lalu kawin lari (silariang).

Melalui film ini saya melihat bahwa dalam memutuskan pernikahan, anak-anak muda harus memahami keinginan orangtua. Dan saya juga menghimbau agar orangtua juga harus tidak terlalu laku. Tetapi itulah budaya,” kata Bisma usai pemutaran film Silariang di Epicentrum XXI Jakarta, Rabu (9/1/2017).

Bisma merasa sangat tersentuh dengan cerita yang diangkat ke dalam film, apalagi lokasyi syutingnya di Ramang Ramang, Maros, yang menjadi salah satu destinasi menarik di Sulsel.

“Saya sangat terkesan dengan cerita maupun lokasi syutingnya. Akhirnya setelah selesai syuting saya malah bisa membuat dua lagu. Untuk menggambarkan perasaan saya dalam film ini,” kata peraih dua penghargaan dalam ajang Indonesia Movie Actor ini.

 

Share This: