KCD Ajak Masyarakat Bebenah Ciliwung Dengan Menyenangkan

_

Bebenah Ciliwung (BC) adalah salah satu kegiatan rutin non periodik dari Komunitas Ciliwung Depok (KCD), yang bertujuan mengubah pola pikir masyarakat, bahwa sungai bukan tempat pembuangan sampah dan limbah.

Tindakan yang dilakukan adalah merawat sungai Ciliwung, terutama disaat surutnya permukaan air sungai karena hujan di hulu yang meninggalkan sampah di tebingan, vegetasi dan bantaran sungai.

KCD adalah kumpulan relawan penggiat sungai dan pecinta lingkungan. Dalam kegiatan BC Kebo Gerang ini juga didukung oleh para relawan yang berasal dari penggiat daur ulang sampah, snack handler, para pelajar, mahasiswa,dan masyarakat umum. Para peserta dibatasi hanya maksimum 70 orang.

Kegiatan ini bersifat fun karena pesertanya bisa sambil berenang (body rafting) dan tubbing, dengan mengedepankan aspek keselamatan jiwa, kecintaan kepada lingkungan, serta silaturahmi dengan masyarakat sekitar.

Dalam rangka Hari Peduli Sampah Nasional (HSPN) tahun ini, KCD kembali akan memperingatinya. Memilih lokasi BC di Jeram Kebo Gerang, sebuah lokasi yang eksotis dan legendaris yang ada di aliran sungai ciliwung di RW 014 Kelurahan Kemiri Muka, Kota Depok.

Kegiatan ini dimulai pukul 08.00, dengan melakukan pengumpulan dan evakuasi sampah. Dalam kegiatan yang dilaksanakan Minggu, 26 Februari 2017 ini juga dilaksanakan acara peragaan daur ulang sampah dan edukasi ular yang ditujukan bagi masyarakat setempat.

“Tidak banyak sampah sungai yang dapat dievakuasi dibandingkan jumlah sampah yang hanyut dikirim dari hulu. Tidak banyak juga personil yang berpartisipasi dalam peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) kemarin.  Tapi paling tidak KCD mewujudkan visinya, yaitu mengajak masyarakat di kampung yang dilalui aliran Ciliwung untuk menjaga dan merawat Ciliwung di wilayahnya.” ungkap Taufiq DS selaku Ketua KCD.

Ada 80 personil yang terlibat dan 1,5 ton sampah yang diangkat.

Pada tahun 2017 ini peringatan HPSN dilaksanakan di Jeram Kebo Gerang, Kemiri Muka, dalam bentuk Bebenah Ciliwung serta edukasi tentang lingkungan. Kegiatan diselenggarakan pada dua titik.

Bebenah Ciliwung dan edukasi lingkungan di wilayah RW 14, Kelurahan Kemiri Muka sedangkan evakuasi sampah dilaksanakan dengan cara dilarung ke proyek jembatan tol Juanda.

Yuli Krisbudiyanti salah satu peserta Bebersih ciliwung mengaku bangga dengan KCD, yg secara konsisten menjalankan misinya merawat dan menjaga sungai Ciliwung dengan hati.

Kegiatan itu banyak melibatkan banyak kalangan, baik masyarakat umum, kelompok pecinta alam, PMI, komunitas/organisasi lain spt OI, Jelata, Jip Kecil, Vescom, dan tentu saja relawan KCD.

“Kami berharap semoga positif ini dilakukan secara berkesinambungan. Semoga dengan terlibat dan melihat aktifitas yg dilakukan KCD ini, masyarakat khususnya yg tinggal di bantaran Ciliwung semakin sadar dalam menjaga lingkungan, sehingga  mereka dan berhenti menjadikan Ciliwung sebagai tempat sampah, dan juga menjaga Ciliwung agar senantiasa asri dan hijau.” paparnya.

“Sebenarnya, harapan yg lebih besar lagi adalah semoga tidak ada lagi pengembang yg membangun perumahan di sepadan Sungai Ciliwung,” tambahnya.

Z

Share This: