Kelengkapan AD/ART Jadi Pegangan Utama Komunitas RHC

Salah satu kegiatan Komunitas RHC, Riding di Jalan
_

Pada dasarnya komunitas terbentuk atas dasar kecintaan terhadap suatu kegiatan, barang ataupun apapun yang sama. Tak terkecuali dengan komunitas motor yang satu ini. Meski tak ada kesamaan dengan merek dan tipe motor, tapi komunitas ini bisa terbentuk. Anggotanya merupakan para pecinta motor custom, dan juga penyuka musik aliran punk.

Rotor Head Motor Custom (RHMC) merupakan wadah para penyuka motor dan penyuka aliran musik punk. Saat ini beranggotakan 30 orang.

“Awalnya anak-anak band punk yang suka musik keras, khususnya musik punk/skatepunk dan juga menyukai motor custom, cuma kumpul bareng aja. Selain ngebahas musik kita ternyata seneng dengan motor-motor custom yang small engine jadilah terbentuk komunitas ini,” kata  Aria Yudhistira (Apenk)  Wakil ketua RHMC, ketika ditemui di Jakarta, Jum’at (17 Februari 2017).

Lambat laun peminat komunitas semakin banyak, bahkan bukan hanya anak-anak band tapi sudah melebar.

Apenk menjelaskan untuk bergabung di komunitas ini tiap calon diseleksi. Yang ingin bergabung harus menyukai aliran musik punk.

“”Tapi kita enggak sembarangan menerima anggota. Yang mau gabung ke kita ya syaratnya suka musik punk dan punya motor custom,” kata  Apeng.

“Gunanya sih supaya komunitas kita tetap ekslusif di kalangan kita sendiri,” tambahnya.

Walaupun komunitas, RHMC tetap ada AD/ART dan hal lainnya sebagai syarat dan ketentuan sebuah komunitas motor. RHMC juga tidak terlalu mengikat seperti banyak di komunitas yang lain.  Walau begitu  tata cara dan sopan santun berkendara serta rasa persaudaraan tetap diutamakan oleh RHMC.

“Disamping rutinitas anak band yang juga pekerja, ya paling riding-riding dalam kota atau kopdar cantik aja,” jelas Apeng tentang kegiatan komunitasnya..

Selain kopi darat (kopdar) dan riding di jalanan, RHMC juga sering mengadakan touring luar kota dan kegiatan sosial lainya.

“Kemarin di ultah komunitas kita pertama sih kita mencoba kekegiatan yang sifatnya sosial, baksos gitulah ke anak2 panti asuhan, seperti itu.”

Waktu : 17 Februari 2017
Tempat : jakarta

Share This: